Bupati Taput: Prokes Ketat Tak Boleh Kendur

  • Whatsapp
Taput
Bupati Taput Nikson Nababan.

SNT, Taput – Bupati Taput, Nikson Nababan kembali mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat tetap mentaati dan melaksanakan protokol kesehatan (prokes) untuk menghempang penyebaran COVID-19 serta bersama-sama untuk mensosialisasikannya sehingga kesadaran masyarakat semakin meningkat.

“Kita berharap seluruh elemen masyarakat tetap waspada dan tetap peduli dalam hal penyebaran COVID-19. Prokes harus benar-benar dilaksanakan dengan baik, harus tetap ketat dan tidak boleh kendur,” kata Nikson Nababan, Jumat (23/4/2021).

Bacaan Lainnya

“Kita juga tingkatkan sosialisasi sehingga masyarakat tetap sadar bahwa bahaya virus ini masih tetap mengancam. Kita terus ingatkan agar pemilik dan pengelola tempat publik maupun pelayanan publik agar turut memberikan penerangan bahaya Covid-19, dan turut mengedukasi masyarakat atas pentingnya prokes. Dalam penerapan prokes ini yang pertama adalah menjaga jarak, utamanya tidak boleh bersalaman, berpelukan dan bahkan cipika-cipiki sangat dilarang,” ucap Nikson.

“Kita akan mengajak para Tokoh Agama untuk bersama-sama melakukan langkah antisipasi penyebaran COVID-19, dan juga agar turut mensosialisasikan penerapan prokes bagi masyarakat termasuk dalam Bulan Suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti. Saya berharap agar Forkopimda khususnya TNI-Polri tetap mengawal pelaksanaan berbagai rangkaian ibadah tersebut sehingga memberikan kenyamanan bagi Saudara-saudari kita yang menjalaninya. Pelaksanaan Ibadah dan pesta adat tetap diperbolehkan dengan tetap memperhatikan ketentuan, seperti batasan kapasitas tempat dan ruangan,” tambahnya.

Hal ini disampaikan Bupati Taput saat memimpin rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Taput dalam Penanganan Penyebaran COVID-19 termasuk antisipasi selama Bulan Suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, bertempat di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati Taput, Tarutung, Jumat (23/4/2021).

Hadir dalam rapat ini, Ketua DPRD Poltak Pakpahan, Dandim 0210/TU. Rony Agus Widodo, Kapolres Taput AKBP Muhamad Saleh, Ketua PN Golom Silitonga, Kejari Taput/diwakili.

Juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Taput, Indra Simaremare, Asisten Pemerintahan dan Kesra Parsaoran Hutagalung, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Osmar Silalahi serta beberapa pimpinan Perangkat Daerah.

Dalam rapat ini, Bupati terlebih dahulu mendengarkan usulan dan masukan dari para Forkopimda serta laporan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 dan OPD teknis.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menjelaskan langkah-langkah yang perlu diterapkan dalam mengantisipasi peningkatan penyebaran COVID-19 dan juga penanganan bagi para pasien yang terpapar serta instruksi kepada para jajarannya.

“Kita juga harus tindaklanjuti adanya arahan Pemerintah Pusat terkait himbauan untuk tidak mudik saat Lebaran nanti. Protokol kesehatan harus tetap diperketat, pada H-7 hingga H+7 akan dilakukan lagi posko di perbatasan Kabupaten dan Kecamatan bagi para pemudik dengan tetap memperhatikan jangan sampai menghambat roda perekonomian masyarakat. Kita juga akan mempersiapkan sarana pendukung bagi posko tersebut termasuk menyediakan tenaga medis. Saya kembali tegaskan, bahwa seluruh ASN Pemkab Taput dilarang melakukan perjalanan luar daerah tanpa seijin Bupati,” tegas Niksonsekaligus menutup rapat. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *