SNT, Sibolga – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatra Utara (Sumut) resmi menunjuk Adhitia Melfan Tanjung sebagai Ketua Caretaker Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Sibolga.
Penunjukan Adhitia Melfan Tanjung, berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 034/KPTS/1-Sek/BPD/XI/20. Surat keputusan ini ditandangani oleh Ketua Umum BPD HIPMI Sumut, Mazz Reza Pranata dan Sekretaris Yudha Johansyah.
Melfan Tanjung panggilan akrabnya saat ditemui SNT, Selasa (29/6/2021) malam, menjelaskan pembentukan BPC HIMPI Kota Sibolga karena belum memiliki kepengurusan.
“Karenanya saya dihunjuk oleh BPD HPMI Sumut sebagai Ketua Caretaker bersama Anggota Mhd. Hidayatullah Sinaga dan Ifransyah Lubis. Tugas kami nantinya adalah melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) BPC HIPMI Kota Sibolga,” jelasnya.
Lebih lanjut Melfan menyampaikan, pendaftaran calon ketua BPC HIPMI Kota Sibolga sudah dibuka mulai besok, Rabu (30/6) hingga (1/7).
“Tempat pendaftaran di Sekretariat, Jalan Gatot Subroto Nomor 32, Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah. Dan untuk pelaksanaan Muscab pada tanggal 7 Juli mendatang,” ujarnya.
Masih Melfan, pada waktu bersamaan, juga dilakukan Muscab BPC HIMPI Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Ketua Caretaker untuk Tapteng adalah M. Imam Akbar bersama anggota, Dicky Afdol Ginting dan M. Forby Lezano.
“Jadi untuk itu, silakan siapa saja yang mau mendaftar ke sekretariat. Kader HIPMI itu semua berhak untuk mendaftar. Nanti kita seleksi calon-calon ketua yang memenuhi syarat berdasarkan panduan dari ADRT organinasi,” ungkap Anggota Ketua Komisi C DPRD Tapteng itu.
Lantas, Apa Harapannya ke Depan Setelah Terbentuk BPC HIMPI Kota Sibolga?
“Harapan kita ke depan adalah, melalui HIPMI ini UMKM di Kota Sibolga dan Tapteng bisa menembus pasar nasional. Artinya, produk-produk yang ada di daerah kita ini melalui HIPMI ini bisa didistribusikan,” terangnya.
Menurut Melfan, keberadaan HIPMI juga dapat menentukan perekonomian di setiap daerah. “Program HIPMI ini lebih dominan menentukan arah ekonomi setiap daerah,” pungkasnya. (ren)







