SNT, Tapteng – Hari ketiga pencarian Rony Sitorus (30) Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Rejeki GT 30 Nomor 15577, belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor Basarnas (Kakansar) Nias M.Agus Wibisono kepada SNT, Senin petang (26/7/2021) menjelaskan, berdasarkan SAR Maps Prediction, pencarian dimulai dari lokasi korban jatuh hingga ke Pulau Bintanah sejauh 70 Mil arah timur dengan paralel Track Spacing.
Baca Juga: Basarnas Nias Cari ABK Warga Sibolga, Diduga Jatuh dari Kapal
“Operasi SAR hari ketiga ini melibatkan potensi terkait, Basarnas, TNI-Polri dan pihak keluarga,” kata Wibisono.
“Namun korban belum berhasil kita temukan,” sambungnya, seraya menyebut pencarian kembali dilanjutkan besok, Selasa (27/7).
Baca Juga: Roni Sitorus Belum Ditemukan, Operasi SAR Dilanjutkan Besok
Diberitakan sebelumnya, korban Roni Sitorus warga Lorong III, Kelurahan Aek Muara Pinang, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga itu diduga jatuh ke laut saat KM Rejeki GT 30 sedang melakukan aktivitas mencari ikan di sekitar perairan Pulau Labu-labu Gedang-Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut).
Saat itu sekitar pukul 14.00 WIB, KM Rejeki berlayar sembari memasang jaring ikan. Sementara ABK lainnya bekerja memilih, dan memilah ikan. Sementara korban Roni Sitorus pergi ke buritan kapal yang diperkirakan hendak buang air, tetapi korban tidak ditemukan lagi.
Baca Juga: Balap Liar di Sarudik Tapteng Bikin Warga Sulit Tidur
Lama tak kembali ke tempat semula di atas kapal, ABK lainnya berupaya melakukan pencarian keberadaan korban namun tidak ditemukan, sehingga diduga jatuh ke laut.
Baca Juga: Kasus Cabul, 2 Oknum Guru di Tapteng Dipecat
Dalam pencarian ini melibatkan unsur terkait yakni Polres Sibolga, Sat Polair Sibolga, Lanal Sibolga dan pengurus kapal. Basarnas Nias mengerahkan KN.SAR NAKULA-230 dalam proses pencarian dan untuk mengevakuasi korban. (ren)







