Obat Anti Virus dan Vitamin Kosong di Humbahas

  • Whatsapp
Foto: Bupati Dosmar Banjarnahor melakukan pengecekan ketersediaan oksigen, dan obat-obatan di RSUD Doloksanggul. (dok/istimewa)
Foto: Bupati Dosmar Banjarnahor melakukan pengecekan ketersediaan oksigen, dan obat-obatan di RSUD Doloksanggul. (dok/istimewa)

SNT, Humbahas – Ketersediaan obat-obatan seperti anti virus dan vitamin, kosong di sejumlah apotek di Kota Dolok Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatra Utara (Sumut).

Berdasarkan penelusuran wartawan di Apotek Damai, Jalan Siliwangi, Humbahas. Obat semisal oseltamivir, gentromicyn dan favipiravir, tidak ada. “Lagi kosong bang,” kata penjual di Apotek tersebut, Senin (26/7/2021) lalu.

Bacaan Lainnya

Ketika ditanya vitamin D3 5000, multivitamin yang mengandung zinc dan multivitamin yang Becom-zet, tidak ada. “Itupun juga tidak ada, lagi kosong,” jawabnya.

Hal serupa juga terjadi di Apotek Serasi Farma Jalan Pasaribu, Apotek Martabe Jalan SM Raja, Toko Obat Debora di Jalan Siliwangi.

Penjual di apotek mengaku, bahwa stok obat antivirus dan vitamin tersebut kosong. “Nggak ada,” kata karyawan apotek tersebut.

Sementara itu, Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp, belum memberikan jawaban.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Humbahas, Tonny Sihombing dikonfirmasi wartawan via sms juga belum memberikan jawaban.

Sedangkan Kepala Dinas Kominfo Hotman Hutasoit yang dikonfirmasi mengaku tidak dapat memberikan penjelasan. Karena ia belum menerima penjelasan dari Kepala Dinas Kesehatan drg Hasudungan Silaban, dan Direktur RSUD Dolok Sanggul dr Netty Simanjuntak.

“Ini belum bisa kujawab. Karena belum ada penjelasan dari Kadis Kesehatan , dan Direktur Rumah Sakit,” kata Hotman saat dihubungi wartawan.

Sebelumnya, Bupati Dosmar Banjarnahor melakukan pengecekan ketersediaan oksigen, dan obat-obatan semisal, vitamin, remdesivir, ivermectin, favipiravir, dan oseltamivir di RSUD Dolok Sanggul.

Dikutip dari unggahan akun Facebook Dosmar Banjarnahor II, bahwa ia memastikan kebutuhan oksigen di RSUD Dolok Sanggul dan persediaannya lebih dari cukup.

Kemudian, Dosmar menyebut RSUD juga sudah bisa memproduksi oksigen sendiri, dan bisa membantu kabupaten tetangga dalam mensuplai kebutuhan oksigen.

“Sekalian, mengecek ketersediaan obat-obatan penanganan Covid 19 seperti vitamin, remdesivir, ivermectin, favipiravir, dan oseltamivir,” tulis Dosmar di akun facebooknya, pada Senin (26/7/2021) lalu. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *