Kapolres Sibolga Tinjau Lokasi Longsor, Arus Lalin Berangsur Normal

  • Whatsapp
Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja Meninjau Lokasi Longsor.

SNT – Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja meninjau lokasi longsor di Pintu Angin jalan Sibolga-Barus Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, Sumatra Utara, Sabtu 30/10/2021) siang.

“Kita turun ke lokasi untuk mengecek lokasi bencana alam tersebut yang sempat menutup badan jalan,” kata Taryono Raharja kepada wartawan.

Bacaan Lainnya

Taryono menjelaskan peninjauan dilakukan sekaligus untuk membahas tindak lanjut penanganan pasca bencana di sekitar lokasi tanah longsor. “Maka kita bersama PJU Polres Sibolga telah berkoordinasi dan melakukan pertemuan dengan stakeholder terkait yaitu jajaran Pemko Sibolga,” jelasnya.

Saat ini lanjut Taryono, Dinas KPLH Kota Sibolga sudah mengerahkan truk dan alat berat untuk membersihkan material longsor berupa bebatuan besar guna mengantisipasi terjadinya longsor susulan.

“Tak jauh dari lokasi, Dinas Sosial dan Dinas BPBD serta Disperindag Sibolga juga sudah mendirikan enam unit tenda penampungan yang dilengkapi sarana MCK untuk masyarakat yang terkena dampak bencana alam tanah longsor tersebut,” ujar Taryono.

“Pihak PLN Sibolga juga telah memperbaiki satu unit tiang dan jaringan listrik yang mengalami kerusakan,” sambungnya.

Lebih lanjut Taryono menjelaskan, dalam upaya penanganan pasca bencana alam longsor tersebut, Satpol PP Kota Sibolga telah menurunkan personil bersinergi dgn personil BPBD, Polres Sibolga, Dishub dan Kodim 0211/TT ke lokasi bencana alam tanah longsor tersebut.

“Kita dari Polres Sibolga melalui Sat lantas dan Sat Sabhara melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan sistem rekayasa yang menyesuaikan dengan kondisi di lokasi bencana,” katanya.

“Kita juga dari Polres Sibolga menggerakkan seluruh sumber daya yang ada serta melaksanakan kordinasi dan kolaborasi untuk penanganan pasca bencana alam tersebut sehingga arus lalu lintas kembali normal serta untuk mengantisipasi jatuhnya kembali bebatuan dari bukit di atas jalan,” ujar Taryono.

Hingga saat ini dilaporkan arus lalu lintas di lokasi secara berangsur angsur sudah berjalan lancar.

Longsor di daerah ini terjadi pada Jumat (29/10) sore kemarin saat hujan deras. Bebatuan besar meluncur dari perbukitan dan menimbun badan jalan serta merusak beberapa unit rumah, satu mobil dan beberapa unit sepeda motor. Namun tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *