Tompi Persembahkan Video Musik Penuh Arti Untuk Single ‘Makan Teman’

  • Whatsapp

SNT – Tahun 2022 ini, Tompi memberikan sebuah persembahan yang spesial sekaligus pengingat untuk para penikmat musiknya lewat single ‘Makan Teman’. Single yang menjadi pengingat untuk banyak orang yang masih pamrih dalam kehidupan pertemanan dengan orang lain.

“Yang namanya teman, menurut saya, harus hadir dalam berbagai suasana. Ga harus senangnya saja,” kata Tompi kepada SNT dalam press release diterima, Rabu (6/4/2022).

“Saya membuat lagu ini untuk mengingatkan kalau dalam hidup ini kita pasti akan membutuhkan orang lain, dan begitu juga sebaliknya. Jadi, dalam berteman, tidak boleh ada perhitungan. Karena modalnya adalah ikhlas dan rela,” lanjutnya.

Hal itu jugalah yang coba disampaikan oleh Tompi lewat video musik dari ‘Makan Teman’ ini. Dibuat dengan konsep artistik dan penuh makna, ‘Makan Teman’ digarap oleh Diar Astika sebagai Director, Editor, dan DOP serta dibantu ole Riyan Kunst.

Dalam video ini ditampilkan sebuah tarian yang menggambarkan sebuah perasaan hati manusia yang dikhianati oleh teman-temannya. Perasaan kecewa, cemas, khawatir tentang sistem pertemanan yang awalnya bisa saling bantu namun saat seseorang menghadapi permasalahan dan ada di titik terendah dalam hidupnya, semua temannya seakan menghilang dan acuh.

Penggambaran topeng di video musik inilah yang coba dipakai untuk menggambarkan perasaan manusia tersebut. Itulah kenapa, beberapa scene menunjukkan sang penari sedang memahat patungnya sendiri karena itu menggambarkan manusialah yang memiliki peran untuk menentukan perasaannya sendiri.

Selain itu, terdapat juga dimana sang penari yang digambarkan sebagai sosok manusia berada pada teater yang kosong dan gelap. Ini adalah hal yang menggambarkan keterpurukan sementara kain hitam menggambarkan kekacauan dan energi negatif yang dipendam oleh sosok manusia yang ingin dia lepaskan.

Pesan mendalam memang ingin disampaikan oleh Tompi lewat video musik dari lagu ini. Sama seperti lagunya, dia ingin menyampaikan bahwa sesama manusia sebaiknya harus saling tolong menolong dan saling dukung satu sama lain.

“Saya rasa lagu ini bisa jadi alternatif dan bisa didengarkan saat sedang merenung sekaligus mengingat masa-masa indah bersama teman masa lalu. Atau sekaligus jadi pengingat untuk menghubungi teman-teman yang sudah lama tidak kita hubungi,” harap Tompi. (snt/ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *