Seorang Ayah di Kecamatan Parlilitan Berulangkali Setubuhi Putri Kandungnya Gegara Sering Mabuk

  • Whatsapp
Tersangka GT.

SNT, Humbahas – Seorang ayah di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, terpaksa berurusan dengan aparat penegak hukum, karena tak mampu mengendalikan nafsu bejadnya.

Pria berinisial GT (40) warga Kecamatan Parlilitan itu, tega menyetubuhi putri kandungnya berinisial YT (12).

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polres Humbahas, Iptu S.Maruli T. Purba Tanjung mengatakan, aksi bejad GT diungkap oleh korban kepada ibunya awal bulan Mei 2022 lalu.

Tak tahan atas perbuatan ayah kandungnya itu, akhirnya korban menemui ibunya di Kabupaten Pakpak Barat, dan menceritakan apa yang ia alami.

Sambil menangis, korban mengaku telah disetubuhi oleh ayah kandungnya sebanyak 10 (sepuluh) kali di rumah mereka di Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbahas.

“Mengetahui hal tersebut, kemudian ibu korban datang ke Polres Humbahas untuk membuat laporan pengaduan,” kata Maruli Purba Tanjung dalam keterangannya diterima, Jumat (13/5/2022).

Sat Reskrim Polres Humbahas yang melakukan penyelidikan setelah menerima laporan ibu korban, menangkap tersangka GT di sebuah gubuk perladangan Desa Sionom Hudon Tonga, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbahas, pada Rabu (11/5/2022) lalu sekitar pukul 18.30 WIB.

“Dari hasil keterangan tersangka kepada penyidik, bahwa ia (tersangka GT) tega melakukan hal tersebut karena sering dipengaruhi minuman alkohol sampai mabuk,” ungkap Maruli Tanjung.

Dijelaskannya, terhadap pelaku dikenakan pasal 76 D Yo Pasal 81 ayat (1) Yo Pasal 81 ayat (3) UU RI Nomor 35 tahun tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2022 tentang Perlindungan Anak, dan telah dilakukan penahanan di Rutan Polres Humbahas.

“Tersangka GT dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara serta denda paling banyak Rp 5 miliar. Dan karena dilakukan oleh orang tuanya sendiri, maka pidananya ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1),” tegas Kasat Reskrim Polres Humbahas mengakhiri keterangannya. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *