Kesal Anaknya Tak Diangkat Jadi Tenaga Honorer, Pasutri di Humbahas Tutup Jalan Menuju Puskesmas

  • Whatsapp

SNT, Humbahas – Pasangan suami istri di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatra Utara, menutup akses jalan menuju Puskesmas Hutapaung di Desa Pollung, Kecamatan Pollung. Akibatnya, aktivitas pelayanan di puskesmas tersebut lumpuh total.

Manombang Lumban Gaol didampingi istrinya mengatakan, pemblokiran jalan itu mereka lakukan karena kesal, lantaran anaknya tak kunjung diangkat jadi tenaga honorer di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbahas.

Bacaan Lainnya

Menurut Manombang, sekitar 5 tahun silam, ia bersedia menghibahkan tanah miliknya ke pemerintah setempat untuk digunakan sebagai akses jalan menuju Puskesmas Hutapaung, karena ada perjanjian anaknya akan diangkat jadi tenaga honorer.

Rupanya, tahun demi tahun berlalu, Manombang bersama istri dan anaknya tak kunjung mendapat kabar baik dari Pemkab Humbahas.

Selain itu, kekesalan Manombang dan keluarga bertambah lantaran jalan sekitar sepanjang 48 meter di depan Puskesmas Hutapaung, mengalami kerusakan, namun tak ada dilakukan perbaikan.

Menurutnya, sudah banyak warga pengendara motor terjatuh di jalan yang rusak itu saat hendak ke puskesmas tersebut.

“Jalan ini bukan hak puskesmas. Tapi permintaan saya dulu sama bupati, sama ketua dewan, sama kepala dinas, anak saya masuk honor. Tapi sampai sekarang sudah sampai 5 tahun tak ada pemberitahuan apapun,” ungkap Manombang kepada awak media di lokasi pemblokiran, Rabu (25/5/2022).

Manombang mengaku tak ingin persoalan ini berlarut larut. “Kepada Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, tolonglah diperbaiki jalan ini. Kita bicarakan bagus-bagus. Bikin undangan sama kami,” katanya.

Dampak pemblokiran jalan tersebut, selain aktivitas di puskesmas tersebut terhenti, kendaraan roda empat dan dua juga tak bisa melintasinya. Badan jalan tertutup seng yang dipaku ke kayu oleh pemilik lahan.

Kini, pelayanan kesehatan dan lainnya oleh Puskesmas Hutapaung, dipindahkan sementara ke Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Hutapaung.

Pihak puskesmas pun tak bisa maksimal melayani masyarakat karena masih banyak peralatan medis yang tertinggal di Puskesmas Hutapaung.

Kepala Puskesmas Hutapaung, dr Gunawan Sinaga mengatakan, ia mengetahui jalan menuju puskesmas yang dipimpinnya itu terjadi pada Selasa malam.

“Sekitar tadi malam ya, dilakukan pemblokiran jalan menuju puskesmas,” kata Gunawan saat ditemui awak media, Rabu.

Dia juga mengaku tidak mengetahui apa persoalan sehingga terjadi pemblokiran jalan oleh pemilik lahan menuju Puskesmas Hutapaung.

“Jadi, saya kurang mengerti apa permintaan mereka (pemilik lahan), kenapa mereka melakukan pemblokiran itu. Tapi saya sangat menyesalkan atas tindakan yang dilakukan oleh mereka,” kata Gunawan.

Terkait persoalan ini, lanjut Gunawan, Kepala Dinas Kesehatan Humbahas sudah berupaya mediasi kepada pemilik lahan, agar Puskesmas Hutapaung dibuka seperti biasa.

“Pak Kadis (Kesehatan) melaporkan bahwa bapak itu telah mengupayakan melakukan mediasi dengan pemilik lahan agar pemblokiran jalan itu bisa dibuka kembali,” pungkasnya. (rtb)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *