Mahasiswa Bicara Mafia BBM Saat Diskusi Bersama Kapolres Tapteng

  • Whatsapp

SNT, Tapteng – Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar diskusi bersama elemen mahasiswa. Hal ini menyikapi rencana kebijakan pemerintah terkait pengalihan subsidi BBM. Diskusi diadakan di Wicaksa Laghawa Polres Tapteng, dipimpin oleh Kapolres AKBP Jimmy Christian Samma, Kamis (1/9/2022).

“Tujuan diskusi ini untuk mendengar apa aspirasi dari rekan-rekan mahasiswa terkait rencana pemerintah terkait pengalihan subsidi BBM,” kata Jimmy Christian saat membuka diskusi.

Bacaan Lainnya

Ketua Cabang HMI Sibolga Tapteng, Anggiat Marito memyampaikan bahwa di media saat ini bahwa pemerintah saat ini hendak menaikkan harga BBM pertalite dan bio solar.

“Kami dari HMI sudah menerima turunan surat dari PB HMI pusat tentang kebijakan pemerintah mengenai pengalihan subsidi BBM dengan tema yang akan kami bahas adalah para mafia BBM, tarif listrik dan naiknya harga BBM,” katanya.

“Saya lihat pemerintah sangat cepat membuat keputusan tentang menaikkan harga BBM, dimana negara kita saat ini baru bangkit dari Pandemi Covid 19,” ujar Anggiat.

Sementara itu, Koordinator STPK Tapteng, Irsan Palopi berpendapat bahwa mahasiswa menilai bahwa pemerintah terlalu menyiksa masyarakat. Katanya, seharusnya BBM subsidi ditujukan kepada masyarakat kecil.

“Tetapi yang kami lihat BBM subsidi justru ditujukan kepada para pengusaha kapal. Kami berharap kepada kepolisian agar lebih cermat untuk menyikapi permasalahan ini. Kami mahasiswa mengusulkan agar ke depan forum komunikasi seperti ini hendaknya kita sampaikan ke DPRD Tapteng,” ujar Irsan.

Menanggapi isu tersebut, Kapolres Tapteng menyampaikan bahwa Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga sisi kamtibmas tetap kondusif, apapun yang direncanakan pemerintah Polri wajib mengawal dan mendukung program tersebut.

Orang nomor satu di Polres Tapteng itu menambahkan, aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan dikawal kepolisian, dan disampaikan kepada pimpinan Polri untuk didiskusikan bersama dengan pihak instansi pemerintah terkait.

“Silakan apa saja dilakukan oleh mahasiswa, saya tetap mendukung tetapi jangan sampai melanggar hukum dan tetap berkoordinasi dengan kami jika ada kegiatan kita di lapangan,” pesan Kapolres.

Diakhir forus diskusi yang diadakan ini, Kapolres Tapteng juga mengajak mahasiswa untuk bersama sama mengimbau masyarakat untuk menyetop penimbunan BBM bersubsidi, tidak memodifikasi tangki minyak kendaraan, masyarakat jangan panik dan tidak membeli BBM berlebihan. “Untuk mafia minyak akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. (SNT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *