SNT, PANDAN – Pj Bupati Tapteng Yetty Sembiring didampingi Kapolres AKBP Jimmy Christian Samma, Dandim 0211/TT, Letkol Czi Mangatas Pandapotan Sibuea, Kepala Dinas Perindag, Zabril Abdi Nasution, Asisten II Pemkab Tapteng, drh Iskandar dan Pimpinan Cabang Pembantu Bulog Sibolga, Muhammad Khairuddin beserta rombongan meninjau Pasar Murah di Alun-alun GOR Pandan, Senin (7/11/2022) siang.
Pj Yetty Sembiring mengatakan Pasar Murah yang dilaksanakan Pemkab Tapteng melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan ini menggandeng sejumlah perusahaan, Bulog dan pedagang sembako lainnya.
“Kegiatan pasar murah ini adalah salah satu upaya dari pemerintah daerah Pemkab Tapteng untuk menekan angka inflasi yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah,” jelasnya kepada awak media.
Yetty menyampaikan pasar murah ini akan berlangsung hingga 9 November, dibuka pada 4 November 2022 lalu.
“Jadi kita berharap dengan adanya pasar murah ini dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujarnya.
“Dan kita yakinkan bahwa semuanya yang berjualan di sini harga (kebutuhan pokok rumah tangga) di bawah harga pasar, jadi kami mengimbau masyarakat Tapanuli Tengah, ayo bersama sama datang belanja di pasar murah ini,” ajak Pj Bupati.
Di kesempatan itu, pejabat keibuan ini juga menyempatkan diri berbelanja tomat, cabai, bawang dan kebutuhan pokok dapur lainnya, seperti beras yang dijual oleh Bulog.
“Saya kan juga ibu rumah tangga, belanja dulu saya,” ucapnya seraya menanya nanya harga sembako yang dijual pedagang di pasar murah tersebut.
Menurutnya, meskipun harga sembako yang dijual di pasar murah ini lebih murah dari pasaran, namun kualitasnya tetap bagus.
“Kami juga menjadi salah satu contoh yang mengkonsumsi beras yang diproduksi oleh Bulog dengan harga di bawah harga pasar. Kami yakin upaya Pemkab Tapteng ini sudah dapat menjadi salah satu menekan angka inflasi yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah untuk menjalankan instruksi Presiden yang meminta Pemerintah Daerah harus bergerak menekan angka inflasi di daerahnya masing-masing,” jelas Pj Bupati.
Awak media kemudian mencoba menelusuri sejumlah harga kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah ini.
“Kalau harga tomat naik bang, seminggu lalu harga tomat masih 2 ribu per kilo, namun sekarang jadi 6 ribu. Kalau di pasaran biasanya kita jual 7 ribu per kilo bang,” kata boru Siregar.
Harga lainnya yang jauh lebih murah dari pasaran adalah tabung gas elpiji 3 kg. Di Pasar murah ini dijual seharga 16 ribu rupiah per tabung.
Kemudian harga beras Medium ukuran 5 Kg dijual Rp45 ribu, beras Premium Rp54 ribu. Minyak goreng kemas botol isi 1 liter Rp13.500, gula pasir 1 kg dijual Rp13. 500.
Nah, tunggu apalagi? ingat..Pasar Murah yang dilaksanakan Pemkab Tapteng ini berlangsung hingga 9 November 2022 nanti. (SNT)







