Warga Tapteng ‘Curhat’ ke Polisi, Terganggu Tidur Sampai Pagi Hingga Ungkap Lokasi Peredaran Narkoba

Foto: Polres Tapteng saat melaksanakan program ‘Jumat Curhat di salah satu warung di Jalan Abdul Razab Simatupang, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan.

TAPTENG – Warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara resah karena kerap terjadi keributan oleh oknum-oknum pengunjung warung remang-remang di lingkungan mereka yang beroperasi setiap malamnya.

“Kami sangat terganggu dengan adanya warung remang-remang yang kadang menjual miras dan ribut sampai pagi. Entah warga dari mana itu, sampai kami terganggu tidur,” ungkap salah seorang warga kepada personil Polres Tapteng dalam program ‘Jumat Curhat’, Jumat (20/1/2023) siang kemarin di salah satu warung di Jalan Abdul Razab Simatupang, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan.

Bacaan Lainnya

Program ‘Jumat Curhat’ dari Polres Tapteng ini dipimpin oleh Kasat Intel AKP Jonel Situmorang didampingi Kasat Narkoba AKP Juli Purwono, Kasi Humas AKP Horas Gurning, dan satuan fungsi Polri lainnya.

“Kami dari Polres Tapteng akan melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di lokasi yang telah disampaikan bapak-bapak, sehingga kamtibmas terjaga,” tegas Jonel Situmorang.

Dalam giat ini, ada hal mengejutkan yang disampaikan warga kepada polisi. “Dalam program ‘Jumat Curhat’ tersebut Polres Tapteng juga mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa masih adanya peredaran narkoba yang dicurigai masyarakat berasal dari sekitar lingkungan Lapas IIA Sibolga, Kelurahan Sibuluan Raya Kecamatan Pandan,” sambung Joel.

Untuk itu Kasat Narkoba AKP Juli Purwono yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih atas informasi yang disampaikan terkait lokasi peredaran narkoba.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama memberantas peredaran narkotika dan akan kami lakukan penindakan kepada pelaku,” tegas Juli Purwono.

Menutup kegiatan tersebut Polres Tapteng meminta warga agar menyampaikan informasi jika mengetahui ada peristiwa tindak pidana maupun gangguan kamtibmas lainnya yang dapat meresahkan ketertiban masyarakat. (ril/ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *