TAPTENG – Warga Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) tertawa, karena status RSUD Barus justru diubah menjadi Puskesmas. Harusnya harapannya, RSUD Barus itu dulu naik kelas bukan jadi turun kelas.
“Ada rumah sakit di daerah Barus , statusnya malah turun menjadi Puskemas. Itu apa namanya? turun kelas,” kata Calon Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dihadapan warga saat melakukan pertemuan dengan warga Desa Hutaginjang, Kecamatan Barus Utara, Rabu siang (24/20/2024).
“Mau turun kelas?,” tanya Masinton ke warga. “Tidak,” jawab para warga sambil tertawa.
Diketahui, RSUD yang turun kelas menjadi Puskesmas itu kini dinamai Puskesmas Kedai Tiga Barus, berada di Jalan Sibolga Barus, Kecamatan Barus, Tapteng.
Kehadiran Masinton Pasaribu dan Wakilnya Mahmud Efendi Lubis ke Desa Hutaginjang, karena warga ingin melihat langsung jagoan mereka untuk dimenangkan menjadi Bupati Tapteng di Pilkada Serentak 2024.
“Selama ini kami hanya melihat Pak Masinton melalui televisi, dan sekarang kami sudah langsung bertemu bapak. Kami warga Barus Utara siap memenangkan Pak Masinton dan Pak Mahmud,” seru Pak Marto Simatupang, salah seorang tokoh masyarakat Hutaginjang.
Pak Marto meminta agar Paslon Masinton dan Mahmud (MAMA) untuk membangun irigasi di areal persawahan, dan jalan rusak di desa tersebut.
“Itulah (irigasi-infrastruktur) yang kami keluhkan selama ini untuk nanti dibangun ya Pak Masinton,” pintanya.
Masinton kemudian menampung sejumlah aspirasi. Ia meminta agar masyarakat bersama sama berjuang di tanggal 27 November nanti.
“Perubahan itu ada di TPS pada tanggal 27 November nanti, agar kita semua memilih nomor dua. Di tanggal 27 November nantilah di TPS, awal perubahan Kabupaten Tapanuli Tengah,” jelas Masinton.
Ia juga mengungkapkan dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Tapteng tanpa korupsi. Karena seorang pemimpin yang berperilaku korupsi akan menyengsarakan rakyat.
“Mau pemimpin yang korupsi? Mau pemimpin yang meras meras kepala desa, kepala sekolah?,” tanya Masinton ke warga. (ren)






