TAPTENG – Warga Kelurahan Nauli khususnya di lingkungan Lobusikkam Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut) dengan jumlah penduduk 102 KK akhirnya tidak terisolir lagi karena jalan dari Kelurahan Nauli menuju lingkungan Lobusikkam sudah bisa dilalui kendaraan roda dua.
Pascabencana alam banjir bandang dan tanah longsor, lingkungan Lobusikkam Kelurahan Nauli, Sitahuis terisolir selama 35 hari.
Hal itu diungkapkan Camat Sitahuis Marihot Simbolon, Jumat (2/01/2026).
“Jalan kabupaten menuju lingkungan Lobusikkam sepanjang 4 km, longsor di 17 titik menyebabkan Kelurahan Nauli, Lingkungan Lobusikkam terisolir. Namun pada tanggal 30 Desember 2025, dengan menggunakan dua unit excavator yang dikerjakan selama 6 hari, sejak 25 Desember sampai dengan 30 Desember 2025, akses jalan Kelurahan Nauli ke Lingkungan Lobusikkam telah dapat dilalui kendaraan roda dua,” kata Marihot Simbolon.
“Kondisi saat ini, ada dua titik jalan amblas perlu penimbunan batu kali atau pun kerikil untuk dapat dilalui kendaraan roda empat,” pungkasnya. (ren)







