oleh

Truk Senggol Betor Ditikungan Jalinsum Sitahuis, 2 Tewas, 2 Luka Berat, 2 Luka Ringan

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TAPTENG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan nasional Sibolga-Tarutung, Desa Aek Meranti, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut, antara Truk Mitsubishi bernomor polisi BK 8686 CS dengan becak bermotor BB 6041 MC, Selasa, (2/1/2018) siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Informasi yang diperoleh SNT menyebutkan, pada peristiwa kecelakaan itu dua orang penumpang becak bermotor meninggal merupakan warga Jalan Santeong, Kota Sibolga, yakni Lambok Hendrik Prima Rio (Pelajar, Laki-Laki, 12) dan Meidi Floren Simanungkalit, ibu rumah tangga (34).

Sementara dua orang penumpang becak bermotor tersebut mengalami luka berat, juga warga Jalan Santeong, Kota Sibolga, yakni Boyken Roy Simanungkalit (32) dan Metaria Delima Tampubolon (2,5).

Sedangkan luka ringan sebanyak dua orang yang juga warga Jalan Santeong, Kota Sibolga, yakni Bangkit Miradi (14) pelajar, dan Delvia Simanungkalit (8) pelajar.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Hari Setyo Budi mengatakan, kronologis kejadian, bermula ketika becak bermotor yang dikemudikan oleh Boyken Roy Simanungkalit melaju dari arah Sibolga menuju Tarutung. Setibanya di TKP, Desa Aek Meranti tepatnya di Jalan menikung ke kanan, datang satu unit mobil truck Mitsubishi BK 8686 CS yang dikemudikan oleh Sahat Hutagalung, kemudian Mobil Truck tersebut mengambil Jalur kanan sehingga bagian tangga pintu sebelah kanan Mobil Truck tersebut menyenggol Stang Becak Motor.

“Akibat kecelakaan tersebut pengemudi dan penumpang yang ada didalam becak bermotor terhempas ke badan jalan dan mengalami luka-luka dan dibawa ke RSU. Dr. Fl. Tobing Sibolga guna mendapatkan pertolongan medis, kemudian penumpang atas nama Lambok Hendrik Simanungkalit meninggal dunia di TKP, sementara Meidi Floren Simanungkalit meninggal dunia dirumahsakit,” jelas Kapolres Hari Setyo Budi, Rabu, (3/1/2018).

Polisi telah memeriksa tersangka dan dua orang saksi, yakni Nasip Parlindungan Pandiangan (28) Sopir, warga Parsikaman, Desa Rampah, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Mangimpun Hutagalung (33) Sopir, warga Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamtan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan tersangka Sahat Hutagalung (32) Sopir, warga Adian Meranti, Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Akibat peristiwa ini, kerugian ditaksir mencapai Rp15.Juta. (ril)

Komentar