Satu Keluarga Asal Medan Bernasib Tragis di Banda Aceh

  • Whatsapp
Istri Korban Terkapar. Foto: istimewa.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, BANDA ACEH – Satu keluarga ditemukan tewas bersimbah darah didalam rumah toko (Ruko) dikawasan Gampong Mulia, kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin, (8/1/2018) malam.

Korban diketahui sebagai pasangan suami istri dan satu orang anak yang masih kecil yakni Tjie Sun alias Asun (45), Minarni (40) dan Callietosng (8), ketiga korban diketahui keturunan Tionghoa, ditemukan bersimbah darah didalam kamar mandi, dan ruang tamu didalam ruko dengan kondisi tidak wajar.

Bacaan Lainnya

Informasi diterima menyebutkan, Asun merupakan pengusaha makanan ringan asal Medan dan telah menetap di Banda Aceh sejak beberapa tahun lalu.

Terungkapnya peristiwa ini, setelah kerabat korban menghubungi tetangga korban karena sudah beberapa hari telepon seluler milik korban tidak dapat dihubungi.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh mengatakan, pembunuhan diketahui atas laporan masyarakat setempat yang curiga karena sudah beberapa hari korban atau keluarganya tidak tampak keluar rumah.

“Warga melaporkan hal ini ke polisi karena curiga semua pintu terkunci. Warga juga mencium bau busuk dari dalam rumah, laporan diterima setelah magrib. Atas laporan inilah kita dobrak pintu dan ditemukan ketiganya tewas,” kata Kombes Pol T Saladin.

Saladin menjelaskan, korban menyewa dua ruko, yang mana ketiganya ditemukan terpisah di masing-masing ruko tersebut. Mayat perempuan dan anak lelaki ditemukan di salah satu ruko, sementara mayat lelaki ditemukan di ruko yang lainnya.

“Diduga ketiganya korban pembunuhan. Saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini apakah ini perampokan atau bukan. Sejauh ini belum ada bukti yang ditemukan. Namun, sepeda motor korban tidak ada di lokasi, tetapi dua unit mobil korban masih ada,” terangnya.

Menurut dugaan awal pihak kepolisian, pembunuhan ini dilakukan oleh orang terdekat korban.

“Kita menduga pelakunya orang terdekat, paling tidak kenal dengan korban. Karena dia mengunci dari luar ruko,” jelasnya.

Ketiga jenazah korban pembunuhan tersebut sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh sekira pukul 03.00 WIB, Selasa (9/1/2018).

Belum ada keterangan lebih lanjut terkait peristiwa ini setelah berita ini diturunkan. (ril/mbd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *