Tapian Nauli Dikawasan Industri Tapi Jalan Rusak

  • Whatsapp
Jalan Poriaha-Aloban Yang Rusak dan Dikeluhkan. Foto: FB Dans Hutagalung/int.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TAPTENG – Kondisi badan jalan Poriaha-Aloban, kecamatan Tapian Nauli, kabupaten Tapanuli Tengah dikeluhkan warga. Hal itu terungkap setelah seorang warganet Dans Hutagalung mengunggah foto di lini masa Facebook nya tentang kondisi jalan tersebut yang mengalami kerusakan.

Menurutnya, badan jalan Poriaha-Aloban yang rusak sepanjang 7 Km.

Bacaan Lainnya

Tidak adanya pembangunan jalan tersebut menurut Dans Hutagalung sungguh sangat disayangkan, karena di daerah kecamatan Tapian merupakan kawasan industri seperti PT.Mujur Timber, dan PLTU Labuhan Angin.
Selain itu, dia juga mempertanyakan peran camat setempat yang diketahui sebagai putra daerah.

Foto Kawasan PT Mujur Timber. Foto: istimewa.

Jalan Poriaha Jae Sampai Aloban Kec, Tapian Nauli Tapteng, 7 KM,
BUKAN LAUTAN JUGA BUKAN KOLAM SUSU,,, LUBUK LARANGAN,,
Kecamatan Tapian Nauli ini di Pimpin seorang Camat Putra Poriaha,,, sebagai Kecaamatan Kawasan Industri,,
Dua Perusahaan Besar, PT, Mujur Timber, Plywood,, dan PLTU dengan kapasitas 1,5 M, Dan ini tahun ke tiga PT,NKE, Jakarta mengerjakan Jalan Rampa-Poriaha dengan Biaya Rp,350 M, tiga tahap. Selama 20 Tahun lebih PT, Mujur Timber beroperassi di Poriaha ini saya belum pernah mendengar ada kepeduliannya kepada masyarakat, Baik dibidang Kesehatan, Pendidikan dan Pembangunan Inspratrukutur,, Demikian juga PLTU, dan PT, NKE,,
Apakah Camat Tapian Naulii sebagai Putra Daerah tidak pernah mengusulkannya ,, terutama untuk jalan ini,, ?? Atau memang para Perusahaan Raksasa ini tidak mau Peduli???,”begitu ditulis Dans Hutagalung di akun Facebooknya.

Foto Kawasan PLTU Labuhan Angin. Foto: istimewa.

Namun sayang, hingga saat ini, Tim Smart News Tapanuli belum berhasil mengkonfirmasi Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tapteng Sahrul Badri, terkait kondisi jalan rusak yang dikeluhkan tersebut. (Ren Morank)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *