Pilkada Serentak 2018, ini Himbauan Kapolda kepada seluruh Anggota Polri Dijajaran Polda Sumut

  • Whatsapp
Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw Ketika Menyampaikan Arahannya. Foto: istimewa/trib-mdn.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, MEDAN – Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw mengatakan bahwa pimpinan Polri dengan tegas meminta seluruh anggota Polri wajib menjaga netralitasnya pada proses pilkada serentak tahun 2018. Menurut Kapolda, bahwa netralitas Polri saat ini sedang di uji.

“Netralitas Polri saat ini sedang diuji, untuk itu agar benar-benar harus dijaga,” ujar Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw ketika membuka sosialisasi Sosialisasi Hukum UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada di Markas Polda Sumut, Kamis, (18/12018)

Pada kesempatan itu, Kapolda Sumut mengingatkan anggota Polri agar tidak terlibat dalam politik praktis maupun menjadi bagian dari Tim Sukses calon tertentu.

“Didalam pelaksanaan pengamanan pemilihan umum dan pemilihan umum kepala daerah yang akan segera berlangsung, setiap anggota Polri wajib bersikap netral dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik Praktis,” tegasnya.

Kapolda Sumut meminta seluruh anggota Polri wajib mempedomani sikap netralitas antara lain Anggota Polri dilarang mendeklarasikan diri sebagai bakal calon kepala/wakil kepala daerah maupun Caleg.

Disampaikan juga, anggota Polri dilarang menerima, meminta, mendistribusikan janji, hadiah, sumbangan atau bantuan dalam bentuk apapun dari pihak Parpol, Paslon dan Tim Sukses pada kegiatan Pemilu, Pemilukada.

“Anggota Polri dilarang menggunakan, memasang, menyuruh orang lain untuk memasang atribut-atribut yang bertuliskan, bergambar Parpol, Caleg, dan Paslon. Dilarang menghadiri, menjadi pembicara/narasumber pada kegiatan deklarasi, rapat, kampanye, pertemuan partai politik kecuali didalam melaksanakan pengamanan yang berdasarkan surat perintah tugas,” kata Kapolda Sumut.

Ditegaskan, seluruh anggota Polri dilarang mempromosikan, menanggapi dan menyebarluaskan gambar, foto bakal pasangan calon kepala/wakil kepala daerah baik melalui media massa, media online dan media sosial.

“Dilarang melakukan foto bersama dengan bakal pasangan calon kepala/wakil kepala daerah dan Caleg. Dilarang memberikan dukungan politik dan keberpihakan dalam bentuk apapun kepada calon kepala/wakil kepala daerah dan Caleg serta Tim Sukses,” jelas Kapolda.

Kapolda Sumut berharap hal-hal yang disampaikan tersebut untuk dipedomani sebagai wujud sikap netralitas anggota Polri secara khusus kepada personil jajaran Polda Sumut.

Turut hadir diacara ini, Divisi Hukum Polri dengan Ketua Tim Karo Sunluhkum Divkum Mabes Polri, Brigjen Pol. Dr. Agung Makbul. (trib-mdn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *