Seekor Kukang Tangkapan Warga Diserahkan ke BKSDA

  • Whatsapp
Kukang Diamankan Didalam Sangkar. FOTO: istimewa.

Tapanuli Tengah – Komunitas Peduli Hutan Sumatera Utara (KPHSU) menyerahkan seekor hewan yang dilindungi yakni, Kukang (Nycticebus sp) kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara, di Pandan, Senin (9/4).

Koordinator KPHSU wilayah Pantai Barat Sumut Damai Mendrofa berharap kukang yang diserahkan tersebut dapat dikembalikan ke habitatnya.

Bacaan Lainnya

“Kita serahkan ke pihak yang berwajib dalam hal ini BKSDA agar bisa dikembalikan ke dalam hutan,” ujar Damai.
Dikatakan, kukang ini ditemukan Jasman Mendrofa tak jauh dari kolam ikan lele di kawasan perbukitan di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

“Saat ditemukan, kukang ini turun dari perbukitan tak jauh dari kolam ikan. Karena khawatir dimangsa binatang lain semisal anjing atau kucing, abang saya pun berinisiatif untuk menyelamatkan kukang tersebut,” tutur Damai.

Damai berharap upaya perlindungan terhadap hewan-hewan dilindungi terus digiatkan. Di antaranya memastikan tidak terjadi gangguan terhadap hutan yang menjadi habitatnya.

“Kalau hewan sudah masuk ke pemukiman masyarakat, maka kuat dugaan hutan yang menjadi habitatnya sudah terganggu, kita berharap segera dicegah dan kalau bisa dilakukan analisa mengapa hewan seperti kukang ini bisa keluar dari hutan,” katanya.

Jasman Mendrofa menjelaskan dirinya menemukan kukang ini sepekan lalu di malam hari. Jasman merasa curiga dengan sorot mata yang ada di semak-semak tak jauh dari kolam ikan miliknya.

“Lagi makan buah-buah di rumput itu, jadi karena curiga kami dekati, rupanya kukang. Kita tangkap pakai karung, karena kita tahu ini kukang dan memang dilindungi, jadi setelah itu kita informasikan ke adek kita itu, baru di infokan ke BKSDA untuk diserahkan,” kata Jasman.

Petugas BKSDA Hutagalung mengapresiasi penyerahan kukang tersebut. Ia menyebut, kukang itu akan dikembalikan ke hutan tak jauh dari PLTA Sipan Sihaporas yang masuk dalam kawasan Hutan Lindung Batangtoru.

“Karena kukang ini hewan malam, jadi kita akan kembalikan ke hutan nanti malam, kami sangat berterimakasih atas penyerahan hewan dilindungi ini,” kata Hutagalung. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *