oleh

Duh, Mantan Lurah Ini ‘Gituin’ Anak Dibawah Umur

Sibolga – Polres Sibolga telah menangkap pria berinisial ASN yang diduga mencabuli anak perempuan dibawah umur di Kelurahan Pasar Baru, Kota Sibolga.

Penangkapan ASN disaksikan aparat pemerintahan setempat ketika sedang tidur sekira pukul 15.00 WIB, di kamar kos-nya di Jalan Sutoyo Siswomiharjo, Sabtu (9/6).

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hatorangan Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin membenarkan penangkapan tersangka ASN.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka ASN (45) mengaku melakukan perbuatan cabul terhadap Bunga (nama disamarkan,red) seorang bocah perempuan berusia 7 tahun,” ujar R Sormin dalam keterangan tertulis, Senin (11/6).

Tersangka ASN mengaku, perbuatannya itu sebanyak satu kali di rumah korban di Jl Sutoyo Siswomiharjo, Kota Sibolga pada April 2018 lalu.

“Tersangka tidak ingat hari dan tanggalnya, sekira pukul 18.00 WIB, korban datang ke rumah yang dikontrak tersangka guna meminjam handphone untuk main game,” sebut Sormin.

Tak lama kemudian, tersangka datang ke rumah korban dan selanjutnya membuka rok dan menarik celana dalamnya. Namun korban saat itu meronta.

“Pria beranak dua yang telah bercerai pada 2009 lalu itu mengatakan perbuatan tersebut dilakukan tidak ada bujukan dan tidak ada memberikan imbalan uang, tetapi hanya diberikan pinjam handphone karena korban main game,” tutur Sormin.

Berdasarkan catatan kepolisian, tersangka ASN belum pernah dihukum. Saat ini tersangka ASN ditahan dan telah dititipkan ke Lapas Sibolga.

Tersangka ASN melapas 76E UU 35/2014 tentang perubahan atas UU 23/2002 tenang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun.

Sormin menambahkan, penangkapan tersangka ASN berawal dari laporan Rohaya (63) keluarga korban pada, Rabu (6/6) ke Polres Sibolga.

Rohaya menceritakan kepada petugas, bahwa pada, Jumat (1/6) siang sekira pukul 11.00 WIB, dia sedang masak dan didatangi korban seraya mengatakan bila buang air kecil terasa sakit.

Rohaya pun mengurut korban, tetapi korban tetap merasakan sakit bila buang air kecil. Akhirnya Rohaya membawa korban ke rumah sakit untuk berobat.

Pihak rumah sakit menanyakan, apakah ada yang dekat dengan korban dan telah menggaulinya. Rohaya kemudian menanyakan hal itu kepada korban ketika sampai di rumah. Setelah didesak korban pun mengungkapkan siapa pelakunya.

Setelah menerima laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Sibolga AKP D Ompusunggu, memerintahkan unit opsnal untuk melakukan lidik dan olah TKP.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi, polisi memeroleh bukti yang cukup dan langsung menangkap tersangka ASN.

Pasca penangkapan oknum ASN, Sekda Kota Sibolga M Yusuf Batubara didampingi Kepala BKD Amarullah Gultom dan Inspektur Yahya Hutabarat, menggelar konfrensi pers di Kantor Walikota Sibolga, Minggu (10/6).

Sekda M Yusuf Batubara menegaskan, oknum ASN telah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), tertanggal 12 April 2018 yang lalu. Bersamaan dengan itu statusnya sebagai PNS juga telah dicabut. (ril)

Komentar