oleh

Duh, Uang Hasil Curiannya juga Dikasih ke Anak Buat Jajan

Sibolga – Aksi pencurian terjadi di salah satu depot air di Jalan KH.Ahmad Dahlan, Kota Sibolga. Peristiwa itu awalnya diketahui oleh Rizki Putra Hidayat (32), warga Jl Belibis, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan.

Kejadiannya, Rabu, 25 Juli 2018 sekitar pukul 10.00 WIB. Rizki dihubungi orangtuanya menyampaikan bahwa depot air miliknya dimasuki kawanan pencuri.

Rizki langsung menuju lokasi dan melihat pintu belakang keadaan terbuka.

Saat Rizki masuk, ia melihat seisi depot air berantakan serta sejumlah barang-barang hilang yakni, 5 unit pompa air merek Sanyo,1 unit pompa air merek CNP, 1 buah lampu ultra violet, 1 unit stabilizer listrik, 2 unit dispenser dan dua buah ban roda dua, serta 1 unit TV merek samsung 21, 1 unit TV samsung 41. Kemudian 1 unit DVD merek polytron, kipas angin, speaker mobil, kasur dan keramik ukuran 60×60 cm.

“Akibat pencurian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp50 Juta,” ujar Kapolres Sibolga AKBP.Edwin H.Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu.R.Sormin, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 4 Agustus 2018.

Setelah kasus tersebut dilaporkan ke Polres Sibolga, pada Sabtu, 28 Juli 2018, petugas pun berhasil menangkap dua orang laki-laki. Tersangka berinisial SS alias R (35) warga Jl Cendrawasih Gg Sedaun, Kelurahan Pancuran Bambu, Sibolga.

“SS pernah menjalani hukuman tahun 2000 dalam kasus narkotika dan dihukum selama 1 tahun,” kata Sormin.

Pencurian di depot air itu lanjut Sormin, dilakukan tersangka sebanyak tiga kali dengan dengan cara memanjat dan merusak tembok menggunakan obeng.

“Pencurian pertama dan kedua tersangka beraksi sendiri. Dan untuk yang ketiga kalinya, penadahnya ikut serta,” jelas Sormin.

Barang-barang yang diambil berupa 2 buah pintu besi, dispenser dan keramik.

“Pintu besi dijual kepada yang tidak dikenal seharga Rp75.000. Sedangkan dispenser dan keramik dijual kepada IRR alias I seharga Rp300.000. Uang penjualannya sudah habis digunakan serta untuk jajan anak tersangka,” beber Sormin.

Dalam aksi pencurian ketiga, tersangka mengambil keramik dari belakang rumah dan memberikan kepada tersangka IRR alias I yang menunggu diluar tembok.

“Tersangka IRR alias I (29) seorang nelayan, warga K.H.A.Dahlan Gg Sekuntum dan Jl Cendrawasih. Tersangka ini belum pernah dihukum, sudah berkeluarga dan tiga anak,” terang dia.

Kedua tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga diduga telah melanggar pasal untuk tersangka 1, pasal 363 ayat (1) ke 3 dan 5 KUHP.

“Sedangkan tersangka 2, pasal 363 yo 55,56 Subs 480 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun,” pungkas dia. (red)

Loading...

Komentar