Wanita Berparas Cantik Ini Ngaku Babak Belur Dianiaya Suaminya

  • Whatsapp
Screenshot Facebook. Foto Tentang Foto Seorang Wanita ysng Babak Belur.

Smart News Tapanuli – Wanita bernama Reny Elfrida Naibaho mengaku telah dianiaya oleh suaminya. Hal itu diketahui setelah melihat sejumlah foto serta postingan statusnya lewat akun Facebooknya, Senin 17 September 2018, sekitar 2 jam yang lalu.

Dalam foto itu, sosok seorang wanita mengalami luka-luka. Kemudian ia menulis apa yang ia alami.

Ini lah yang di bilang salah pilih, memilih pasangan. Aku pikir bakalan dapat kasih sayang dari suami. Tapi ini yang terahir buat mu. Begitu aku menyayangi mu, tapi ini yang kau kasih ama ku. Selesai sudah lah bukan hanya ini ajah kau buat aku kaya gini ini kesekian x nya,” tulis Reny Elfrida Naibaho.

Untuk mengkonfirmasi Reny Elfrida Naibaho, Smart News Tapanuli mencoba menghubunginya lewat messenger akun FB nya. Namun, hingga kini belum ada jawaban.

Kemudian dilihat dikolom komentar pada akunnya dalam postingan Reny Elfrida Naibaho, ia menyebut bahwa suaminya berada di Serbelawan, Medan Sumatera Utara.

Bahkan dengan terang-terangan, Reny Elfrida Naibaho menyebutkan bahwa apa yang ia alami, adalah perlakuan dari suaminya. Selain wajahnya, sekujur tubuhnya juga terluka dipukul.

Hal itu terungkap, setelah netizen prihatin terhadap apa yang ia alami.

Fandra YakuZa Tambunan: yg pake apanya digitukkan mukamu dek?

Reny Elfrida Naibaho: Gak tau bg, gak sadar lagi aku bg, di pukul kepala badan ku juga banyak yg luka.

Mengetahui hal itu, para netizen pun mengecam keras tindakan pelaku yang memperlakukan wanita berparas cantik itu. Mereka menganjurkan Reny Elfrida Naibaho agar melaporkan pelaku ke polisi.

Henri Malau: Keri x pun dia tu berani am perempuan aj.

Baril Sibarani: Suami mu punya kelainan itu,, segera pulang ke keluarga mu, org tua, semoga Ito cepat sembuh, amin.

Paul Richard Sidabutar: laki2 macam apa nya tu, pamate mai. (SNT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *