Danrem Mohammad Fadjar Undang Pemimpin Media dan Wartawan

  • Whatsapp
Danrem 023/KS Kol Inf Mohammad Fadjar MPICT foto bersama dengan sejumlah pemimpin media online dan wartawan yang bertugas di Sibolga-Tapteng, usai acara Coffee Morning, di Aula Gupala Makorem 023/KS di Jl Datuk Itam Nomor 1, Kamis 04 Oktober 2018.

Sibolga – Danrem 023/KS Kol Inf Mohammad Fadjar MPICT mengundang sejumlah pemimpin media online dan wartawan yang bertugas di Sibolga-Tapteng, dikemas dalam acara Coffee Morning, di Aula Gupala Makorem 023/KS di Jl Datuk Itam Nomor 1, Kamis 04 Oktober 2018.

Acara ini bertujuan membangun kemitraan berkelanjutan sekaligus menjalin keakraban TNI dengan wartawan media online, cetak dan elektronik di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng.

Mohammad Fadjar menyampaikan coffee morning ini sebagai salah satu upaya pihaknya untuk meningkatkan profesionalitas insan penerangan dan kerja sama yang baik dengan wartawan.

“Wartawan bergerak di bidang informasi, sangat strategis menghadapi perang informasi sekaligus membangun citra bangsa dalam tatanan pergaulan antar bangsa,” ujar Mohammad Fadjar.

Perkembangan teknologi informasi sangat mendukung akses mendapatkan berita dan menyebarkannya dalam waktu bersamaan antar kejadian, dengan pemberitaan di belahan dunia manapun tanpa batas ruang dan waktu.

“Akses untuk mendapatkan berita sangat mudah dan luas, baik yang dilakukan secara terbuka maupun secara tertutup yang berlindung dibalik kebebasan pers,” katanya.

Pada kesempatan ini, Danrem juga menjelaskan tentang perkembangan perang yang terjadi saat ini, khususnya perang informasi, karena berdampak pada perubahan pola perilaku (behavioral patterns).

Perang kekinian telah meninggalkan pola konvensional, tetapi dampaknya justru lebih menghancurkan.
Ada perang informasi, perang intelijen, perang elektronika, perang urat syaraf, dan proxy war.

“Peran wartawan sangat dibutuhkan, jadilah bagian dari solusi, jangan jadi bagian dari masalah. Karena wartawan adalah patriot bangsa,” tegasnya.

Dia mengajak wartawan untuk menjaga rasa nasionalis dan cinta tanah air dengan menyuguhkan berita yang benar demi membangun keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Masyarakat semakin kritis, kebutuhan transformasi informasi semakin besar, cepat dan tepat serta tingkat persaingan dalam berbagai bentuknya semakin tinggi.

Informasi juga dapat disajikan dalam segala bentuk, manusia sebagai pengguna informasi harus pandai-pandai memanfaatkan informasi dalam mencapai tujuan yang hendak dicapai.

“Tuhan maha tahu, tapi dunia perlu diberi tahu. Artinya apa yang dilakukan TNI adalah tulus dan ikhlas untuk masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Mohammad Fadjar.

Sebelumnya, Kapenrem 023/KS Mayor Arm Ojak Simarmata mengatakan tugas wartawan begitu berat, satu sisi harus menyampaikan informasi atau berita kepada publik secara tepat dan cepat, di sisi lain harus mempertimbangkan manfaat maupun dampak dan kepentingan yang lebih luas.

Sehingga dibutuhkan kearifan dalam menyajikan berita dengan cara mengkomunikasikan dan mengkonfirmasikan dulu agar tidak bertentangan dengan kejadian sebenarnya dan tidak menimbulkan dampak negatif.

“Wartawan mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam membentuk opini yang berkembang di masyarakat. Harapan kami wartawan dan TNI bisa bersinergi dengan baik, khususnya dalam peliputan dan penyampaian informasi,” ujar Ojak Simarmata.

Hadir, Dandim 0211/TT Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu, Dansatrad 234/Sibolga Mayor Lek Alfred Anes, Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Fajar Prianto, Kapolres Tapteng AKBP Hari Setyo Budi, para Kabalak dan Kasi Korem 023/KS.

Marlon Pasaribu mewakili wartawan, mengapresiasi acara coffee morning bersama wartawan yang digagas Danrem 023/KS.

“Semoga ke depan saling bersinergi dan bersama menjaga situasi kondusif. Harapan kami, Korem 023/KS tetap membina wartawan dalam pelaksanaan tugas,” ucap Marlon. (penrem023)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *