oleh

Walikota Sibolga: Tidak Ada Tanda-tanda Air Laut Surut

Sibolga – Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk langsung melakukan pengecekan kondisi air laut di dekat Hotel Wisata Indah Sibolga, Kamis dini hari, 10 Januari 2019 untuk menyikapi kepanikan warga.

“Dari hasil pengecekan saya, bahwa tidak ada tanda-tanda air laut surut yang membuat cemas dan panik warga,” kata Syarfi dalam pesan tertulis yang diterima smartnewstapanuli.com, beberapa saat lalu.

Syarfi juga langsung memerintahkan BPBD Sibolga menghubungi BMKG pusat. “Ternyata hasilnya, BMKG menyatakan tidak ada tsunami di Sibolga. Berita itu tidak ada dari BMKG,” ujar Syarfi.

Kepada masyarakat yang sempat mengungsi ke tempat-tempat yang dianggap aman, Walikota Sibolga minta agar segera kembali ke rumah masing-masing. “Insya Allah aman,” sebut walikota.

Menurut walikota, informasi tentang air laut surut sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang tak bertanggungjawab yang kemungkinan akan memiliki tujuan untuk mengambil keuntungan.

“Makanya kita himbau kepada masyarakat kalau ada sesuatu berita atau informasi, cek and ricek. Tenang, jangan lari-lari aja. Jangan panik, tanya dulu,” jelasnya.

Walikota berpendapat bahwa informasi yang menyebar di masyarakat merupakan berita untuk menghebohkan.

Namun hingga ini belum diketahui siapa penyebar informasi terkait isu air laut surut yang membuat ribuan warga mengungsi.

Akibatnya informasi yang belum jelas itu banyak warga pun mengungsi ke tempat-tempat yang dianggap aman, seperti ke arah Bonandolok, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, serta ke tempat lainnya.

Sebelumnya,BMKG Pinangsori juga menghimbau warga agar tetap tenang, karena sejauh ini pihaknya tidak ada mengeluarkan peringatan dini tsunami. Klik DISINI videonya. (snt)

Loading...

Komentar