Bocah Perempuan Asal Sitahuis Lahir Tanpa Lubang Anus

  • Whatsapp
Foto Bocah Perempuan asal Sitahuis Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Lahir Tanpa Memiliki Lubang Anus. (Foto: Dok.Istimewa)

Tapanuli Tengah – Seorang bocah perempuan yang baru lahir sekitar 2 (dua) minggu, lahir tanpa memiliki lubang anus.

Bocah ini merupakan anak keempat dari pasangan Rudiasi Hutagalung dan Dameria Simbolon, warga Sitahuis, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara.

Bacaan Lainnya

Dameria Simbolon saat dihubungi SmartNews, Minggu malam (31/3/2019) mengatakan, anaknya itu lahir pada Senin (18/3/2019). Kemudian setelah melihat anus anaknya tidak memiliki lubang, selanjutnya dibawa berobat ke rumah sakit Imelda Medan.

“Anak saya ini lahir pada Senin 18 Maret 2019, dan saat itu saya lihat anus nya tak ada lubang,” terang Dameria.

“Sudah satu minggu tiga hari anak saya ditangani dokter di rumah sakit Imelda di Medan. Karena dokter bilang kondisinya sudah membaik, maka kami bawa pulang. Baru tadi pagi (minggu,red) kami sampai di rumah naik travel dari Medan,” sambung Dameria.

Lanjutnya menerangkan, saat ditangani di rumah sakit tersebut, anaknya dioperasi untuk membuat saluran pembuangan air besar yang dibuat dari perutnya.

Masih Dameria, sesuai dengan anjuran dokter, anaknya akan kembali dibawa ke rumah sakit Imelda Medan pada 10 April 2019 untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Namun sekarang saya lihat bekas jahitan operasi di perut anak saya lepas. Kuhubungi dokter yang di Medan itu, katanya gak bisa dijahit, tapi di verban,” ujarnya. “Kondisi anak saya pun sekarang agak lemas,” sambungnya.

Berasal dari keluarga kurang mampu, tak mengeluh soal biaya perobatan. Karena memang mereka memiliki kartu BPJS.

“Soal biaya perobatan anak saya semua ditanggung BPJS. Kami hanya mencari biaya ongkos berangkat dan pulang dari Sitahuis menuju Medan dan sebaliknya. Itu aja,” tutur istri dari Rudiasi Hutagalung yang sehari-hari bekerja di kebun karet di Sitahuis. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *