oleh

Bendahara Parpol di Sibolga Dianiaya Adik Iparnya

SmartNews, Sibolga – Seorang pria berinisial ABL yang juga dikenal sebagai bendahara salah satu partai politik (Parpol) di Kota Sibolga, dianiaya adik iparnya berinisial ML. Kejadiannya, sekira pukul 12.30 WIB, pada Rabu 10 April 2019 yang lalu.

Ceritanya, ketika itu ABL bersama keluarga bermaksud pindah dari rumah mertuanya di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumatra Utara.

ABL pun menyuruh karyawannya untuk mengangkut barang-barang dan perabotan milik keluarganya dari rumah mertuanya tersebut ke rumah mereka yang baru.

“Saat di rumah mertua saya, sempat terjadi keributan antara saya dan adik ipar. Anak saya (JGR) berupaya melerai pertikaian. Tetapi anak saya malah dianiaya dan dikeroyok oleh adik ipar saya berinisial ML bersama suaminya berinisial PC,” kata ABL kepada wartawan di Sibolga, Senin malam (13/5/2019).

ABL yang juga menjadi korban penganiayaan adik iparnya itu menjelaskan, dalam pertikaian tersebut, dirinya dikejar adik iparnya (ML) menggunakan serpihan kaca, akibatnya lengan kanannya mengalami luka robek dan berdarah.

“Bahkan, saya juga diancam bunuh menggunakan serpihan kaca yang diacungkan ML ke arah saya, seraya mengeluarkan kata ancaman “kubunuh kau”, dan kata-kata ini diucapkan ML berulang kali kepada saya,” terang ABL.

Dia pun memilih menghindar karena adik iparnya tersebut adalah seorang perempuan, walaupun tangannya saat itu berdarah terkena goresan kaca.

Pascakejadian, ABL bersama anaknya JGR, berupaya menempuh jalur hukum dan melaporkan peristiwa tindak pidana pengancaman dan penganiayaan yang dilakukan pasangan suami istri tersebut ke Polres Sibolga.

Laporan disampaikan ABL bersama anaknya JGR, pada hari yang sama, sekira pukul 16.30 WIB, ke Mapolres Sibolga, Rabu (10/4/2019).

Ada dua laporan polisi, yakni nomor: LP/90/IV/2019/SU/RES SBG, tanggal 10 April 2019, tentang tindak pidana pengancaman dan penganiayaan terhadap ABL.

Kemudian laporan polisi nomor: LP/91/IV/2019/SU/RES SBG, tanggal 10 April 2019, tentang tindak pidana penganiayaan terhadap JGR.

“Setelah membuat laporan ke Polres, saya juga sudah melakukan visum et revertum (VER) atas luka goresan kaca yang melukai lengan kanan saya di RSU FL Tobing Sibolga,” imbuhnya.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin yang dikonfirmasi, Senin malam, membenarkan laporan tersebut seraya menjelaskan, kasus ini masih diproses Polres Sibolga. (red)

Loading...

Komentar