oleh

Bersembunyi di Barus, Teren Ponakan SS Berhasil Diamankan Polres Tapteng

SmartNews, Tapteng – Keponakan SS berinisial NS alias Teren (21) warga jalan Batu Mandi, Lingkungan I, Kelurahan Lubuk Tukko Baru, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara akhirnya berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), Rabu (12/6/2019).

Diberitakan sebelumnya, Teren ikut serta membantu melakukan pembunuhan adik kandung SS, Abdul Bahri Simanungkalit (50) warga Lingkungan I, Batu Mandi Kelurahan Lubuk Tukko Baru Kecamatan Pandan yang dibuang ke Perairan Pulau Putri Tapteng pada bulan Mei 2019 lalu mengakibatkan Abdul Bahri tewas.

Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui Kasat Reskrim AKP Dodi Nainggolan menjelaskan, Teren ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/26/V/2019/SU/RES TAPTENG, 28 Mei dalam perkara dugaan Tindak Pidana “Barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa oranglain”/ Pembunuhan.

“Tersangka Teren menyerahkan diri pukul 11.00 WIB siang tadi setelah sekian lama bersembunyi di Kecamatan Barus Tapteng,” jelas AKP Dodi Nainggolan kepada SmartNews.

Dodi Nainggolan menjelaskan, pihaknya saat ini masih intensif melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.
Korban, Abdul Bahri Simanungkalit (50) ditemukan tewas mengapung di Pulau Putri, pada Selasa (28/5/2019) lalu oleh wisatawan.

Kemudian, sehari pasca ditemukan, tersangka abang kandung korban SS langsung diamankan oleh Sat Reskrim Polres Tapteng pada Rabu (29/5/2019) lalu.

Sekadar diketahui, aksi SS membunuh adik kandungnya itu lantaran sering membuat resah dengan melempari rumah tetangga dan dianggap merepotkan keluarga.

Sebelum kejadian, korban sedang ribut-ribut di dalam rumah dan di luar rumah. Mengetahui hal itu, tersangka SS kemudian nekat mengikat tangan dan kaki adik kandungnya itu dengan tali rapia.

Mulut korban juga ditutup lakban, serta diberi pemberat berupa batu yang diikat di tubuh korban.

Selanjutnya sekitar pukul 21.00 WIB, korban kemudian dibawa ke salah satu tangkahan di pinggir pantai dengan menaiki mobil Toyota Rush warna putih No Pol BB 1688 MB, dibantu oleh Teren.

Setelah itu korban dibawa naik perahu dan dibuang di perairan Pulau Putri, Tapanuli Tengah dalam keadaan hidup.

Usai melakukan perbuatan tragis itu, tersangka SS bersama ponakannya NS kembali ke rumah dan menganggap tidak terjadi apa-apa. (red)

Loading...

Komentar