Infus Disuntik Pasien RSU Sibolga Tewas?

  • Whatsapp
Gisen Kazuya Pasaribu Dihadapan Keluargnya saat Masih di RSU Sibolga. (foto: dok istimewa)

SmartNews, Sibolga – Direktur RSU Dr FL Tobing Sibolga Donna Pandiangan belum menjawab konfirmasi SmartNews terkait viral di media sosial facebook tentang seorang pasien meninggal dunia diduga setelah makan obat dan diberi suntikan ke infus sang pasien yang diketahui bernama Gisen Pasaribu.

Konfirmasi dilayangkan melalui pesan tertulis WhatsApp, pada Minggu (23/6/2019) siang, namun hingga hari ini Senin (24/6/2019) belum diperoleh jawaban.

Bacaan Lainnya

Mengutip dari postingan dari linimasa Romi Kebaya Dressmaker, ia menerangankan bahwa dua hari setelah Gisen Pasaribu menjalani operasi di RSU Sibolga kondisinya sudah sehat.

“Tapi setelah makan obat dan diberi suntikan ke infus, satu menit kemudian Gisen bilang sama ibunya dia pusing. Gisen selanjutnya kejang-kejang empat kali dan langsung meninggal,” tulis Romi Kebaya Dressmaker.

Inilah prosesnya dan langsung membiru, otomatis keluargaku saat itu menjerit jerit dan mohon-mohon sama dokternya dan memaki maki perawat yang sangat sombong, karna sebelum di suntik kata keluargaku, jutek kali perawatnya, karna tiga kali di panggil selama dalam 2 jam sebelum kejadian itu,” ungkapnya.

Screenshot.

Terkait hal ini, dia pun memohon perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah.

Jadi kami mohon untuk pemerintah Tapteng tolong perhatiannya untuk kami masyarakat kecil ini yg jadi korban karna pelayanan pihak rumah sakit Umum FERDINAN LUMBANTOBING SIBOLGA, dan untuk memproses ini dgn baik,” pintanya.

Kami keluarga Marbun dan Pasaribu, sangat sedih dgn kejadian ini,” sambungnya.

Namun belum diperoleh penyakit apa yang diderita Gisen sehingga dibawa ke RSU Sibolga. Dan hingga berita ini dilansir, SmartNews juga belum mengetahui kapan pasien mulai menjalani perawatan di rumah sakit plat merah itu.

Informasi diperoleh, Gisen Pasaribu merupakan warga Desa Sidikalang Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *