SmartNews, Taput – Hari kedua Tim SAR Sibolga melakukan pencarian pengendara dan penumpang sepeda motor yang terjun bebas ke sungai Aek Bila di Desa Lotung Jae I, Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara belum membuahkan hasil, Selasa (25/6/2019).
“Tim kita bersama warga telah berupaya kerja keras hari melakukan pencarian dengan menyusuri hutan di sepanjang pinggiran sungai sejauh 1-2 km, namun hingga sore tadi belum menemukan korban,” kata Koordinator Pos Sar Sibolga kepada SmartNews, Selasa malam.
Harry mengatakan, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran jalur darat karena penyempitan sungai dan arus yang deras dikarenakan lokasi berada diketinggian. “Sungainya berada di jurang yang terjal dan bebatuan,” ungkap Harry.
Katanya lagi, karena penyempitan sungai sehingga alut tidak dapat diturunkan untuk pencarian.
“Jadi pencarian dilakukan dengan menyisir dari jalur darat. Arahnya ke hilir sungai, start dari jembatan berjarak 1-2 km ke bawah sungai,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Dewi Ritonga (30) dan Yumi boru Pasaribu (16) warga Desa Lotung Jae I, Kecamatan Garoga, Tapanuli Utara melaju dengan kecepatan tinggi saat mengendarai sepeda motor.
Tiba-tiba pengendara sepeda motornya ngerem mendadak pas di tikungan. Hingga kemudian sampai di jembatan tersebut, korban tidak dapat mengendalikan sepeda motor yang di gunakannya, sehingga terjun bebas ke dalam sungai bersama seorang penumpangnya.
Pascakejadian, upaya pencarian telah dilakukan oleh warga bersama staf kantor camat Garoga, namun hasil masih nihil. Pihak BPBD Taput selanjutnya meminta Sar Sibolga untuk melakukan pencarian. (snt)






