Oknum ASN Kota Sibolga Dipolisikan

  • Whatsapp
Jona Pardomuan Sinaga.

SmartNews, Sibolga – Seorang warga Kota Sibolga yang diketahui sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial RH dipolisikan, lantaran tidak mengembalikan uang pinjaman sebesar Rp500 ribu, serta kasus dugaan penggelapan sepeda motor milik Jona Pardomuan Sinaga (29), warga Kampung Kelapa, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota.

Merasa dirugikan, Jona Pardomuan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Sibolga Sambas, Senin (22/7/2019).

Menurut Jona, kasus itu berawal ketika dia bersama RH bertemu di terminal Sibolga pada Minggu (7/7/2019) siang.

“Waktu kami bertemu, RH minta tolong saya antarkan ke Pelabuhan Lama Sibolga (Anggar). Katanya dia mau ketemu keluarganya di situ. Namun sesampainya di lokasi belum ketemu dengan keluarga tersebut. Di situlah dia (RH) curhat sambil menunggu keluarganya. Dia katanya butuh dana Rp500 ribu untuk bayar kontrakan,” kata Jona kepada SmartNews, Rabu (24/7/2019) di Sibolga.

Karena merasa iba, Jona kemudian membawa kawannya IG warga Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan untuk memberikan pinjaman yang dibutuhkan RH.

“Kujumpakan sama kawanku IG warga Parombunan itu, dan pada ketemu lah kami pada Minggu sore di Tano Ponggol, Sibuluan, Tapanuli Tengah. Kubujuklah kawanku itu supaya mau bantu RH, PNS dia ini kubilang sama IG. yakinlah IG dan dikasih lah pinjaman uang itu,” tuturnya.

Selanjutnya, RH kemudian minjam sepeda motornya jenis Vega 2R No Pol 4504 KC. Sementara Jona dibonceng IG ke Sibolga.

“Setelah dia terima uang itu bubarlah kami. RH pinjam sepeda motorku, katanya mau langsung bayar kontrakannya. Trus saya kembali ke Sibolga dibonceng IG,” katanya.

Esok harinya, Jona bersama IG menemui RH di kontrakannya yang ternyata hanya kos-kosan di Jl Horas arah gunung. Selanjutnya sepeda motor miliknya dipinjam lagi berdalih untuk menemui temannya.

“Setelah RH pergi, temanku pun meninggalkan kos-kosan tersebut. Saya tetap di situ. Taunya RH gak pulang-pulang sampai besok paginya. Sampai di situ (kos-kosan,red) aku tidur menunggunya. Karna dia (RH) gak pulang-pulang, aku pun kemudian pulang ke rumah. Kucoba menghubungi RH lewat telpon selular, gak diangkatnya walau berulangkali kuhubungi,” terangnya.

“Terakhir ketemulah kami pada Jumat (12/7/2019) di kosan nya itu. Saat itu kawanku IG minta uangnya, aku pun minta sepeda motorku,” jelasnya.

Saat itu RH berusaha menenangkan Jona. “Tenang dulu, kretamu (sepeda motor,red) dipakai kawanku. Kalau uang pinjaman itu saya bayar kalau ada uang ku,” kata RH saat itu.

Karena tidak ada solusi Jona bersama IG meninggalkan RH di kosan nya itu. “Akupun sudah berusaha menemui istri RH dan abangnya, tapi tak ada solusi hingga tanggal 21 Juli 2019,” ungkapnya.

Kasus ini pun akhirnya dilaporkan Jona pada Senin (22/7/2019) ke Polsek Sibolga Sambas dengan nomor: STPL/29/VII/2019/SEK SBG SBS.“Karna tak ada solusi, kulaporlah ke polisi,” pungkasnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *