SmartNews, Taput – Jalan lingkar Siborongborong direncanakan dibangun tahun ini oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Volume pekerjaannya kurang lebih 2 km dengan pagu Rp20 milyar.
Karena pembangunan jalan lingkar tersebut sudah diprogramkan tahun 2020, Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan pimpin rapat pembahasan terkait rencana tersebut.
Rapat digelar di ruang kerja bupati, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapanuli Utara Indra Simaremare, para Asisten dan Staf Ahli.
Bupati Nikson menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan pembangunan jalan lingkar Siborongborong diperlukan dukungan pemerintah daerah yaitu pemenuhan readiness criteria berupa feasibility study, dokumen lingkungan dan kesiapan lahan.
Untuk pemenuhan readiness criteria ini, kepala desa terkait juga dihadirkan dalam rapat ini, yakni Kepala Desa Sitabotabo, Sitabotabo Toruan dan Kepala Desa Lobu Siregar II, guna kesiapan lahan.
“Jalan lingkar ini harus jadi karena menarik anggaran dari pusat ini bukan hal yang gampang. Jangan karena pembebasan lahan, pembangunan ini bisa gagal. Ini untuk kemajuan masyarakat Tapanuli Utara, khususnya Kecamatan Siborongborong, terutama desa-desa yang dilalui jalan lingkar ini,” ucap Bupati Nikson.
Menurut Bupati, dengan terbangunnya jalan lingkar luar Siborongborong, kondisi kemacetan dan semrawut Kota Siborongborong akan bisa teratasi.
“Mari kita duduk bersama untuk membangun Tapanuli Utara tercinta ini. Ini berkat yang luar biasa bagi kita, mari kita tata kota kita ini semakin baik dan menarik,” pintanya.
Bupati Taput juga menyampaikan bahwa jalan lingkar luar Siborongborong yang akan dibangun, direncanakan akan diberi nama jalan Ir. Soekarno. (red)






