Waspada! Modus Rental Mobil, Ujung-ujungnya Dijual

  • Whatsapp
Rental Mobil
Foto: Kedua Tersangka (baju merah) Diamankan di Mapolres Sibolga. (Foto: Dok-Istimewa)

SmartNews, Sibolga – Pria berinisial TTM (41) ditangkap polisi ketika berdiri di depan rumahnya di Jalan Jati arah laut, Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Sumatra Utara, sekira pukul 20.00 WIB, Selasa (4/2/2020).

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin dalam keterangan tertulisnya, mengungkapkan, TTM merupakan orang yang dicari polisi selama 2 tahun terakhir.

Bacaan Lainnya

“Dua tahun lalu, Wandri Meyrikson Tambunan (28), pemilik mobil Toyota Avanza BA 1473 OA, melaporkan TTM ke Mapolres Sibolga, karena tidak mengembalikan mobil yang dirental,” kata Sormin, Minggu (16/2/2020).

Kepada petugas, Wandri Meyrikson Tambunan, menjelaskan mobilnya dirental 5 hari oleh TTM dan diberi uang muka Rp500.000, sisanya Rp1 juta lagi akan diberikan saat mobil dikembalikan.

Namun hingga batas waktu, mobilnya tak kunjung dikembalikan. Sejak saat itu, kasus ini telah ditangani polisi, dan diduga pelakunya telah kabur. Akhirnya, pada Selasa lalu, polisi mendapat informasi keberadaan TTM di Sibolga.

Kasat Reskrim, AKP D Harahap, langsung memerintahkan unit opsnal untuk menangkap TTM. Setelah diinterogasi, TTM mengakui ada orang lain yang membantunya.

Polisi pun melakukan pengembangan, dan berhasil mengamankan seorang tersangka lain berinisial RF (42), di Jalan Sei Bale, Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, Jumat (7/2/2020).

Kepada petugas, TTM membenarkan mobil yang dirental dari Wandri Meyrikson Tambunan telah dijual kepada orang lain seharga Rp20 juta. Setelah itu, TTM kabur ke Jakarta.

Mobil tersebut dijual melalui perantara, yakni sepupu RF (identitas dikantongi) dan masih dalam pencarian.

“Setelah mobil dijual, tersangka RF menerima uang dari TTM yang ditransfer via bank sebesar Rp1 juta,” jelas Sormin.

Saat ini kedua tersangka telah ditahan di RTP Polres Sibolga. TTM diduga melapas 372 KUHPidana dan RF diduga melapas 372 Jo 55 dan atau 56 KUHPidana dengan ancaman 4 tahun. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *