Seorang Anggota TNI yang Dilaporkan Hilang di Aceh Singkil Belum Ditemukan

  • Whatsapp
Foto: Basarnas Melakukan Pencarian Hari Ketiga Terhadap Seorang Personil TNI AD yang Dinyatakan Hilang di Sungai Selok Aceh. (Foto: Basarnas)

SmartNews, Tapanuli Tengah – Hari ketiga pencarian oleh Basarnas terhadap seorang anggota TNI AD yang dilaporkan hilang di sungai Selok, Aceh, Kecamatan Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (19/2/2020), belum juga ditemukan.

Dalam pencarian, Basarnas menurunkan tim dari Pos SAR Sibolga untuk membantu melakukan pencarian bersama Satgas Pulau Banyak, BPBD setempat, TNI-Polri dan masyarakat.

Koordinator Pos SAR Sibolga, Hari Susanto kepada SmartNews, Jumat (21/2/2020) ketika dihubungi menjelaskan, Operasi SAR hari ketiga dilakukan berjarak 15 mil ke hulu sungai.

Dalam Operasi SAR pencarian korban, kata Hari, dibagi dua tim. “Satu tim melakukan penyisiran di hulu sungai berjarak 15 mil. Satu tim lagi menyisir di darat. Namun hingga hari ini, korban belum berhasil ditemukan,” kata Hari.

Dia mengatakan, Basarnas yang melakukan pencarian juga harus berhati-hati, karena munculnya buaya di beberapa titik lokasi sungai tempat dilakukannya penyisiran.

“Namun beberapa ekor buaya tersebut pergi setelah melihat perahu dan mendengar suara mesin,” katanya.

Hari menjelaskan, Operasi SAR akan kembali dilanjut besok, Sabtu (22/2/2020). “Semoga pencarian besok dapat membuahkan hasil,” harapnya.

Korban bernama Fakhrul Ridami anggota TNI AD, warga Desa Pulau Balai, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil. Fakhrul Ridami diduga hilang di Sungai Selok Aceh, Aceh Singkil.

Sebelumnya, Koordinator Pos SAR Sibolga mengatakan, korban awalnya berangkat dari Pulau Banyak menuju Aceh Singkil dengan menggunakan boat dengan tujuan Kompi A Yonif 115 di Kecamatan Suro.

Selama masih dalam perjalanan, Ahmad Yani ayah korban masih berkomunikasi dengan Fakhrul Ridami.

“Saat dihubungi ayahnya, korban mengaku sedang makan malam dan persiapan perjalanan darat menuju Kompi A Yonif 115,” ujar Hari.

“Namun kemudian, ayah korban mendapat informasi dari Komandan Kompi A Yonif 115 telah menemukan kenderaan motor dan Stereofoam yang diduga milik korban, berada di pinggir Sungai Selok Aceh, Kecamatan Aceh Singkil,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Hari Susanto, Kepala kantor SAR Nias M.Agus Wibisono melalui Kepala Seksi Operasi, Benteng Hilton Telaumbanua memerintahkan pihaknya untuk segera melakukan Operasi SAR. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *