Ini Curhatan Orangtua Bayi yang Ditemukan di Depan Rumah di Taput

  • Whatsapp
Foto: Warga di Lokasi Penemuan Bayi.

SmartNews, Taput – Penemuan seorang bayi laki-laki yang baru berumur sekitar 2 bulan satu minggu di depan pintu rumah warga Desa Paniaran, Kecamatan Siborongborong, Kab.Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara (Sumut), mengejutkan warga.

Takkala saat itu, pemilik rumah Marsaulina Nababan hendak keluar dari rumahnya. Seketika saat membuka pintu, dia kaget melihat bayi laki-laki itu terletak persis di depan pintu rumahnya.

Bacaan Lainnya

Oleh Marsaulina kemudian menyelamatkan bayi itu ke dalam rumahnya bersama beberapa helai kain yang tadinya ada bersama bayi yang lahir pada Desember 2019 lalu itu.

Marsaulina juga menemukan sepucuk surat bersama bayi malang ini.

Berikut isi surat yang ditemukan Marsaulina bersama bayi itu yang diduga ditulis oleh seorang wanita.

Bapak/ibu yang menemukan bayi ini saya minta tolong. Tolong rawat bayi ini ya. Saya tidak bisa mengasuhnya karna saya hidup sebatangkara.

Saya hanyalah seorang korban perkosaan orang jahat yang tak mau bertanggungjawab atas kelakukannya, dan juga saya tidak kenal sama dia.

Saya tidak mampu mengasuh bayi ini, karna saya tak kerja apa2 selain meminta minta. Saya juga tidak punya tempat tinggal.

Saya mau masukkan bayi ini ke panti asuhan, tapi tidak diterima karna saya tidak punya data diri, saya tidak punya KTP, tak punya kartua keluarga juga.

Sekali lagi tolong asuh anak saya ini, karna saya benar-benar tidak mampu. Saya sayang sama bayi ini, saya tidak mau membuat dia hidup menderita dengan saya. Sekarang dia lagi sakit. Lihat kepalanya.

Bayi ini lahir tgl 27/12/2019. Namanya Maildan Azka.

Selanjutnya, Marsaulina bersama Kepala Desa Paniaran dan Polisi dari Polsek Siborongborong membawa bayi tersebut ke Puskesmas Paniaran untuk mendapatkan perawatan medis.

“Saya kemudian memanggil warga. Sesudah itu saya bawa (bayi) ke dalam rumah dan memanggil kepala desa. Baru kepala desa memanggil kepolisian dan bayi itu dibawa ke Puskesmas untuk dirawat,” kata Marsaulina kepada wartawan saat ditemui di rumahnya, Jumat (6/3/2020).

Polisi menyayangkan sikap pelaku yang tega melakukan aksinya ini. Polisi menegaskan, mencari orangtua bayi mungil ini.

“Tindakan awal yang kita lakukan adalah mengamankan bayi dan membawanya ke Puskesmas untuk mendapat perawatan, selanjutnya kita melakukan pencarian terhadap orangtua bayi tersebut,” tegas Kapolsek Siborongborong Ajun Komisaris Polisi Patar Manurung kepada wartawan di kantornya, Jumat (6/3/2020).

Foto: Surat Diduga Dibuat Orangtua Bayi yang Ditemukan di Depan Rumah Warga di Desa Paniaran, Kecamatan SIborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Berisikan Memohon untuk Merawat Anaknya.

Kepala UPT Puskesmas Paniaran, Rianti Sinurat, SKM, mengatakan, sejak bayi diantar oleh kepolisian dan masyarakat, pihaknya langsung memeriksa kondisi kesehatan bayi malang itu.

“Melihat kondisi bayi baik, tapi sekitar wajahnya dan bagian tubuhnya ada merah-merah, tapi yang lain semua normal,” kata Rianti.

Dia mengatakan, tindakan medis selanjutnya adalah pemeriksaan terhadap bayi tersebut di laboratorium rumah sakit. (rtb)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *