Polisi Cari Orangtua Bayi yang Ditemukan di Depan Rumah Warga di Taput

  • Whatsapp
Foto: Kepala UPT Puskesmas Paniaran, Rianti Sinurat saat Menggendong Bayi yang Ditemukan di Depan Pintu Rumah Warga Desa Paniaran, Kecamatan Siborongborong, Kab.Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

SmartNews, Taput – Polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orangtua bayi yang tega meninggalkan bayinya dengan meletakkannya di depan rumah warga di Desa Paniaran, Kecamatan Siborongborong, Kab.Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara, Kamis (5/3/2020) malam.

“Tindakan awal yang kita lakukan adalah mengamankan bayi dan membawanya ke Puskesmas untuk mendapat perawatan, selanjutnya kita melakukan pencarian terhadap orangtua bayi tersebut,” tegas Kapolsek Siborongborong Ajun Komisaris Polisi Patar Manurung kepada wartawan di kantornya, Jumat (6/3/2020).

Bacaan Lainnya

Kapolsek menyayangkan tindakan dari orangtua bayi itu yang tega meletakkan bayinya di depan rumah warga dan kemudian meninggalkannya. Untuk itulah, pihaknya berupaya melakukan pencarian.

Seperti diberitakan, warga Desa Paniaran, Kecamatan Siborongborong, Taput, dihebohkan dengan ditemukannya seorang bayi mungil di depan pintu rumah Marsaulina Nababan.

Bayi laki-laki yang diperkirakan berusia dua bulan satu minggu ini, ditemukan di depan pintu rumah tak jauh dari jalan lintas Siborongborong-Tarutung, Km 06.

Saat itu, Marsaulina hendak keluar rumah dari pintu samping rumahnya. Dia lantas dikagetkan ketika melihat bayi terbungkus kain terletak di depan pintu rumahnya itu.

“Saya kemudian memanggil warga. Sesudah itu saya bawa (bayi) ke dalam rumah dan memanggil kepala desa. Baru kepala desa memanggil kepolisian dan bayi itu dibawa ke Puskesmas untuk dirawat,” kata Marsaulina kepada wartawan saat ditemui di rumahnya, Jumat (6/3/2020).

Dia juga menemukan sepucuk surat bersama bayi tersebut yang meminta bagi siapa saja yang menemukan bayi ini untuk merawatnya.

Kepala UPT Puskesmas Paniaran, Rianti Sinurat, SKM, mengatakan, sejak bayi diantar oleh kepolisian dan masyarakat, pihaknya langsung memeriksa kondisi kesehatan bayi malang itu.

“Melihat kondisi bayi baik, tapi sekitar wajahnya dan bagian tubuhnya ada merah-merah, tapi yang lain semua normal,” kata Rianti.

Dia mengatakan, tindakan medis selanjutnya adalah pemeriksaan terhadap bayi tersebut di laboratorium rumah sakit. (rtb)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *