Siap-siap, Super Pink Moon Akan Muncul Besok

  • Whatsapp
FOTO: Ilustrasi Supermoon. (Foto: Pixabay)

SmartNews, Tapanuli – Bersiaplah Traveler pecinta astronomi dengan fenomena Super Pink Moon yang akan menghiasi langit pada, Selasa besok (7/4/2020).

Tahun 2020 sejatinya merupakan tahunnya fenomena supermoon atau bulan penuh. Hampir setiap bulan, terjadi supermoon.

Bacaan Lainnya

Misalnya pada Februari lalu terjadi Super Snow Moon dan pada Maret terjadi Super Worm Moon.

Memasuki bulan April, ada juga fenomena Super Pink Moon yang disebut sebagai super moon yang terbesar, tercerah, dan terbaik sepanjang tahun.

Lantas seperti apa sih Super Pink Moon ini?

Dilansir detikcom, Senin (6/4/2020) Super Pink Moon adalah bulan purnama yang terjadi di bulan April yang kebetulan bertepatan dengan titik tertentu di orbit bulan yang membawa satelit bumi berada di jarak terdekat dengannya.

Titik itu disebut sebagai perigee dimana ketika posisi satelit bumi dekat dengan bulan, ukuran bulan ini akan tampak lebih besar 14 persen dibandingkan ukuran biasanya.

Traveler dapat melihat bulan ini di sebelah timur saat bulan terbit, yaitu saat matahari terbenam di masa purnama. Traveler juga dapat melihat ke sebelah barat saat bulan terbenam, yaitu saat matahari terbut. Nah, ketika bulan ini dekat dengan cakrawala, traveler dapat melihat ukuran bulan yang lebih besar dan sinarnya lebih cerah.

Fenomena ini disebut Super Pink Moon karena sejumlah alasan. Pertama, kata ‘Super’ merujuk pada posisi bulan yang dekat dengan bumi. Saat terjadi super moon, jarak keduanya kurang dari 223.694 mil.

Sementara itu ‘Pink Moon’ disematkan untuk memperingati musim semi dimana bunga sakura yang berwarna pink itu bermekaran.

Jadi, saat fenomena ini terjadi, bulan tak sungguh-sungguh akan berwarna pink. Hanya saja, traveler dapat melihatnya seolah berwarna perpaduan pink dan orange pada saat bulan terbit yaitu ketika matahari tenggelam.

Fenomena Super Pink Moon ini ternyata juga dihubungkan dengan perayaan Paskah. Paskah merupakan peringatan kebangkitan Yesus yang dirayakan umat Kristiani.

Selain disebut Super Pink Moon, fenomena bulan purnama di bulan April juga kerap disebut sebagai Paschal Moon atau Bulan Paskah yang digunakan gereja untuk menentukan tanggal Paskah. Secara tradisional, Paskah diadakan pada Minggu pertama setelah bulan purnama pertama atau setelah titik balik musim semi.

Titik balik musim semi ini terjadi pada 20 Maret, Super Pink Moon jatuh pada 7 April, sementara Paskah dirayakan pada 12 April.

Usai Super Pink Moon, fenomena super moon akan berlanjut lagi pada 7 Mei 2020. Bulan itu akan diberi nama Super Flower Moon, dimana fenomena ini akan menjadi supermoon terakhir di tahun ini. (dtc)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *