BEREDAR di WAG Video Kekerasan, Bocah Itu Bilang “Mak Pulanglah Mamak”

  • Whatsapp
Viral Bocah Dianiaya Ayah Kandung di Sibolga
Foto: Tangkapan Layar.

SmartNews, Tapanuli – Sebuah video berisi adanya aksi kekerasan terhadap seorang bocah yang dilakukan oleh seorang pria dewasa tersebar di salah satu WAG di Kota Sibolga, pada Minggu (19/4/2020) sore.

Dilihat SmartNews, Tapanuli dalam video berdurasi sekitar 2 menit itu, sambil menangis bocah tersebut tampak ketakutan.

Bacaan Lainnya

Pria itu diduga ayah sang bocah. Namun entah apa yang merasuki pria dewasa itu sehingga memarahi si bocah sampai menangis dan merasa ketakutan belum diketahui secara pasti.

Adanya aksi kekerasan dalam video tersebut berada di satu ruangan di dalam rumah, namun belum diketahui dimana persisnya alamat rumah tersebut. Si bocah tampak dengan posisi berdiri dan tidak memakai baju. Pria itu juga berdiri.

Pria itu pun terus mengomel ke arah si bocah agar menyampaikan kondisinya kepada seorang wanita yang diduga ibunya, melalui rekaman video tersebut.

“Sakit pak,” ucap bocah itu kepada pria bertopi berbaju kaos bermotif putih, kuning dan hitam itu.

Pria itu kemudian menyuruh sang bocah melalui rekaman video tersebut agar ibunya pulang.

“Mak, pulang lah mamak, sudah marase aku dibikin bapak, ndak diperdulikan kami,” ucap si bocah sambil diajari pria tersebut.

“Trusss (bilang),” bentak pria itu lagi kepada si bocah tersebut.

“Ndak dikasih kami makan,” lanjut bocah itu, dan kemudian sang pria itu tiba-tiba meninju si bocah tersebut dan menjerit kesakitan.

Meskipun sudah dalam kondisi kesakitan, si pria itupun masih saja menyuruh si bocah tersebut untuk berkata-kata di depan rekaman video yang diduga sengaja direkam.

Hingga berita ini dilansir belum ada pihak yang menyatakan bertanggungjawab atas beredarnya video berisi adanya adegan kekerasan terhadap bocah tersebut.

Siapa yang merekam adegan ini belum diketahui, dan bagaimana kemudian video beredar. Apakah sengaja diedarkan. Serta apa persoalan antara pria dan sang bocah tersebut, hingga berita ini dilansir belum diketahui. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *