Jelang New Normal, Bupati Taput Adakan Pertemuan dengan Tokoh Agama

  • Whatsapp
FOTO: Bupati Taput Nikson Nababan saat Menyampaikan Arahannya Dalam Pertemuan Tokoh Agama Jelang New Normal. (Foto: Istimewa)

SmartNews, Tapanuli – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) mengadakan pertemuan dengan Tokoh Agama, Denominasi Gereja dan MUI, di Sopo Rakyat rumah dinas Bupati Taput, Kamis (4/6/2020).

Pertemuan yang dipimpin Bupati Taput, Nikson Nababan, membahas kesepakatan bersama dalam menghadapi New Normal di seluruh tempat ibadah di daerah itu, sesuai protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Sebenarnya kita belum termasuk kabupaten yang memasuki new normal saat ini, tetapi kita harus memasuki masa transisi dan role model seperti apa nanti protokol yang tepat kita terapkan di tempat-tempat ibadah, baik itu gereja maupun masjid. Jadi tidak gegabah, harus benar-benar hati-hati dan tetap tegas pada aturan yang telah ditetapkan. Kondisi new normal harus aman bagi masyarakat dengan syarat masyarakat ikut aturan,” ujar Bupati Nikson Nababan dalam pertemuan itu.

Nikson menjelaskan, bahwa displin dan kesepahaman bersama dalam menghadapi new normal dianggap sangat penting untuk memulai ibadah di tempat-tempat ibadah.

“Kami sudah sepakat beberapa tempat ibadah sudah bisa hari Minggu ini (7/6/2020) di buka. Jalannya proses ibadah itu akan kami nilai dan evaluasi apakah akan bisa dilanjutkan tempat ibadah yang lain. Jika ada pelanggaran terhadap prosedur protokol kesehatan, maka akan kami tutup kembali. Kita harus tegas tentang ini,” ujar Nikson.

Kapolres Taput, AKBP Jonner M.H Samosir pada pertemuan itu menyampaikan harus tetap tegas dalam menghadapi new normal.

Katanya, petugas harus tetap terapkan protokol kesehatan. “Pemkab Taput dari awal sudah sangat ketat dan sigap dalam melakukan pencegahan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Saya mengharapkan ketegasan itu terus diterapkan. Jangan ada kelonggaran ketegasan, di posko-posko juga harus tetap tegas. Kami akan kawal dan awasi ini dengan ketat,” ungkap Jonner Samosir.

Sementara itu, Dandim 0210/TU, Letkol Czi Agus Widodo berpendapat bahwa meskipun Taput belum menjalani masa new normal, namun mencoba masuk ke masa transisi

“Kita harus benar-benar mematuhi protokol kesehatan, sehingga tidak terjadi penyebaran. Ini untuk kebaikan kita bersama, dan ada poin-poin yang harus kita patuhi bersama. Jika itu tidak dipenuhi, tempat ibadah tersebut belum bisa melakukan ibadah. Jangan karena nilai setitik rusak susu sebelanga. Kami akan mengawasi ketat, disiplin kuncinya,” ungkap Dandim.

Masih dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Taput, Poltak Pakpahan menyampaikan bahwa kunci kesuksesan new normal adalah kepatuhan masyarakat dalam mengikuti aturan.

“Disiplin masyarakat adalah kuncinya, jangan merasa kebal terhadap virus Corona, sehingga tidak pakai masker, bisa jadi masalah yang besar karena penyebaran Covid-19 ini sangat cepat. Jadi, mari sama sama sadar dan displin,” pintanya.

Pada kesempatan itu, Praeses HKBP Pearaja dan Ketua MUI Taput menyampaikan seperti apa pola dan protokol kesehatan yang harus diterapkan di tempat-tempat ibadah yang akan memulai ibadah. (pr_snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *