Bahagianya Pasangan Ini di Tengah Pandemi COVID-19

  • Whatsapp
FOTO: Ilustrasi Pernikahan. (Foto: Pixabay)

SmartNews, Tapanuli – Gelaran acara pesta pernikahan perdana dengan menerapkan protokol kesehatan yang diawasi secara ketat sudah dimulai di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara (Sumut).

Seperti yang telah dilaksanakan di gedung GKPI Pearaja Tarutung, kemarin. Ini merupakan sebagai percontohan pelaksanaan kegiatan acara pesta dan adat istiadat memasuki masa normal baru di Taput.

Bacaan Lainnya

Terkait pelaksanakan pesta tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Taput, Bonggas Pasaribu, selaku Anggota Tim Gugus Tugas Penangan COVID-19 membenarkan adanya acara pesta pernikahan perdana itu.

Bonggas menyampaikan, kegiatan pemberkatan pernikahan serta pesta adatnya digelar perdana di GKPI Pearaja Tarutung.

“Ini menjadi contoh pelaksanaan agenda pesta dan adat istiadat dengan protokol kesehatan di wilayah Taput,” katanya mengutip Antara, Rabu (8/7/2020).

Bonggas menambahkan, pelaksanaan acara pesta diadakan mengacu kepada ketentuan Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19.

Katanya, sejumlah aturan khusus sesuai protokol kesehatan menjadi acuan kegiatan.

“Pemberkatan nikah digelar pada pukul 09.00 WIB dan dilanjutkan dengan agenda resepsi dan pesta adat yang rampung pada pukul 14.35 WIB,” jelas Bonggas.

Lanjutnya, sebelum kegiatan pesta, tamu undangan maupun kedua mempelai yang berasal dari luar Taput, dipastikan mengantongi surat keterangan (Suket) hasil rapid test.

Katanya lagi, sebelum kegiatan pemberkatan nikah di gereja hingga pelaksanaan pesta adat, para pihak, serta setiap tamu dan undangan juga telah melakukan cek suhu tubuh dengan ‘thermo gun’.

“Demikian halnya protokol wajib menggunakan masker, dan penerapan jarak fisik, juga telah dipatuhi,” ungkap Bonggas.

Dalam pesta perberkatan pernikahan perdana di Taput ini, kedua mempelai adalah pasangan Christy Yanwar Yosafat Aritonang dan Shara Santa Yolene Lumbantobing.

Kedua mempelai ini menerima pemberkatan pernikahan secara kristiani oleh Pendeta J Simorangkir di gedung GKPI Pearaja Tarutung.

Yosafat Aritonang merupakan warga Kota Bandung, Jawa Barat, bekerja di DKI Jakarta, sementara mempelai wanita, Shara Lumbantobing, warga Taput yang selama ini bekerja di sebuah badan perbankan di DKI Jakarta. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *