Utang Lunas dalam Waktu Sebulan, Begini Caranya

  • Whatsapp
Ilustrasi.

SmartNews, Tapanuli – Mungkin bagi banyak orang, utang merupakan sesuatu yang menjadi momok. Apalagi, di kondisi pandemi Covid-19, pendapatan yang berkurang berdampak pada kelancaran untuk membayar utang.

Jika dibandingkan dengan hidup orang yang punya utang dengan yang tidak, tentu saja sangat berbeda. Bagi orang yang punya utang tentu, memiliki kewajiban membayar cicilan secara rutin.

Bacaan Lainnya

Dan biasanya jangka waktu pembayaran bukan sehari atau dua hari, namun bisa berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun.

Sehingga selama itu pula, akan menjadi beban keuangan orang tersebut. Gaji atau penghasilan yang diperoleh tidak akan bisa dinikmati secara penuh, karena harus mengangsur utang sampai lunas.

Sebenarnya, utang untuk hal-hal produktif tidaklah mengapa. Selain itu, harus dikelola secara tepat. Disiplin menyisihkan uang untuk membayar cicilan utang. Sehingga dengan begitu, utang menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan Anda.

Bagi yang sudah terlanjur punya utang, Anda bisa kok untuk melunasinya dalam kurun waktu sebulan saja. Caranya?

Berikut tipsnya, seperti dikutip Kompas.com dari Cermati.com.

1. Mutlak hidup hemat

Jika mau utang lunas dengan cepat, kuncinya adalah menjalankan hidup hemat. Coretlah semua pengeluaran yang masih bisa ditunda atau tidak terlalu mendesak.

Kemudian stoplah jajan di luar, seperti belanja pakaian, makan di restoran, beli kopi kekinian, nonton bioskop, plesiran ke luar kota atau luar negeri, dan aktivitas belanja lainnya yang bikin boros keuangan.

Selanjutnya, hindari perilaku konsumtif. Hidup hemat dengan memasak makanan di rumah, membawa bekal makan siang ke kantor, membuat kopi sendiri.

Jangan berfoya-foya. Ekonomi juga lagi susah. Uang penghematan tersebut bisa Anda gunakan untuk melunasi utang. Tentu lebih baik bersakit-sakit dahulu, baru bersenang-senang kemudian.

2. Setop gunakan kartu kredit

Menggunakan kartu kredit boleh-boleh saja, namun lihat situasi dan kondisi keuangan Anda terlebih dahulu.

Kalau sudah punya utang, jangan menambah utang baru atau membuat utang semakin banyak. Ingat, pakai kartu kredit sama saja berutang. Ada bunganya. Tinggi pula. Belum lagi kalau telat membayar, bisa kena denda. Bahkan barang berharga bakal disita jika sampai terjadi gagal bayar.

Sampai utang Anda lunas, jangan pernah membawa kartu kredit dalam dompet. Simpan saja di rumah. Atau kalau perlu menutup kartu kredit jika Anda bertekad mengendalikan nafsu belanja.

3. Cari kerja sampingan

Butuh usaha ekstra agar mampu melunasi utang dalam waktu sebulan. Tidak mungkin kan seluruh gaji Anda dipakai untuk melunasi utang? Buat biaya hidup sehari-hari bagaimana?

Masa harus mengambil utang baru. Itu sih namanya utang lama lunas, muncul utang baru. Jadi, lebih baik Anda mencari pekerjaan sampingan. Tujuannya untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Contohnya dengan menjual keterampilan dan keahlian Anda, seperti menjadi penulis lepas, freelance fotografi, driver taksi atau ojek online, atau yang lagi tren sekarang ini jadi influencer, youtuber, atau selebgram.

Lakukan pekerjaan tersebut setelah pulang kantor, ditambah dengan bekerja di hari libur. Waktu sebulan Anda manfaatkan semaksimal mungkin untuk mengumpulkan banyak uang. Hasilnya, Anda bisa pakai untuk melunasi utang.

4. Gadai barang untuk membuka usaha

Jika punya hobi berniaga atau berdagang, buka usaha saja. Misalnya, jualan online pakaian, bisnis kuliner nasi kucing, buka usaha jasa fotografi, sablon, atau usaha lainnya yang menghasilkan uang.

Namun modal usaha jangan dari pinjaman atau utang. Cari modal dengan menggadaikan barang-barang berharga di rumah, seperti emas perhiasan, BKPB motor atau mobil, sertifikat tanah, atau lainnya. Begitu mengantongi dana segar untuk modal usaha, segera mulai membangunnya.

Dalam waktu sebulan, keuntungan yang diperoleh dapat dipakai untuk melunasi utang. Jika masih kurang dananya, Anda bisa menambahkan dari sisa hasil gadai barang.

Sehingga dengan begitu, Anda menggadaikan barang untuk sesuatu yang produktif nan menghasilkan. Bukan sekadar digunakan untuk melunasi utang dan akan habis dalam sekejap.

5. Jual barang yang tak terpakai

Barang sudah tak terpakai buat apa disimpan terus. Memenuhi ruangan, bikin sesak rumah. Alangkah baiknya jika barang yang sudah tidak Anda gunakan lagi, namun masih layak, dijual saja.

Ada banyak situs jual beli barang bekas yang bisa jadi media pemasaran. Termasuk sosial media agar lebih mudah dan cepat mengumpulkan uang. Silakan manfaatkan semua itu untuk menjual barang-barang bekas Anda.

Jika utang Anda sudah lunas dengan cara-cara di atas, janganlah kemudian nafsu untuk mengambil atau membuat utang baru.

Biarkan diri dan keuangan Anda ‘bernapas lega’ terlebih dahulu. Nikmati hidup tanpa beban utang. Selamat mencoba! Semoga Berhasil. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *