Diperintah Bobby, Parit Tumpat Bikin Banjir di Medan Diperbaiki

  • Whatsapp
FOTO: detikcom.

SNT- Medan – Setelah ada perintah dari Wali Kota Medan, Bobby Nasution, parit tumpat yang memicu banjir di Kota Medan diperbaiki, Rabu (24/3/2021).

Tampak petugas melakukan normalisasi parit di Jalan Jahe Raya, depan Pajak Jahe, Medan. Satu unit alat berat yang dikerahkan untuk mengeruk lumpur dan sampah dari parit. Endapan yang ada di dalam parit kemudian dimasukkan ke truk-truk yang telah disediakan.

Bacaan Lainnya

Kepada wartawan, Camat Medan Tuntungan, Topan Ginting, mengatakan, normalisasi parit dilakukan sesuai perintah yang disampaikan Bobby saat mengecek lokasi banjir kemarin.

“Jadi ada tiga hal yang disampaikan oleh Pak Wali, yaitu yang pertama permasalahan yang di samping Pajak Jahe ini, itu harus dilakukan normalisasi, jadi di dalamkan nanti, paritnya dilebarin juga. Ini nanti akan didalamkan dan dilebarkan parit sisi kanan,” kata Topan di lokasi dilansir detikcom.

Dikatakan Topan, pihaknya bakal mengecek parit lain yang tersumbat. Dia menyebut Bobby memerintahkan parit yang ditutup permanen oleh warga dibongkar.

“Mana yang sudah ditutup warga permanen, itu sesuai kesepakan Pak Wali dan warga kemarin. Warga sudah setuju untuk dibuka paritnya sehingga nanti dari pihak PU akan melakukan normalisasi,” katanya.

“Yang di gang-gang nanti kita dari pihak kecamatan membantu untuk menormalisasi paritnya,” sambung Topan.
Sebelumnya, Bobby mengecek banjir setelah menutup MTQ ke-54 Kota Medan. Bobby datang ke lokasi banjir bersama istrinya, Kahiyang Ayu.

“Di Jalan Jahe Raya, depan Pajak Jahe, Perumnas Simalingkar,” kata Camat Medan Tuntungan, Topan Ginting, saat dimintai konfirmasi, kemarin.

Topan menjelaskan, Bobby awalnya hadir dalam acara penutupan MTQ. Saat itu Topan mengaku mendapat laporan ada banjir setelah hujan deras mengguyur.

Dia kemudian melaporkan banjir di Jalan Jahe Raya kepada Bobby. Setelah itu, Bobby dan Kahiyang menuju lokasi banjir.

“Permasalahan yang ditemukan ada saluran drainase yang tersumbat oleh batang kayu dan tingginya sedimentasi akibat parit disepanjang Jalan Jahe Raya ditutup oleh warga,” Topan menambahkan. (rank)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *