Kasus COVID-19 di Taput Meningkat, Nikson Nababan: Sekolah Ditutup, Pesta Ditiadakan

  • Whatsapp
Bupati Taput, Nikson Nababan Irup Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2021 di Lapangan Tangsi Tarutung, Rabu (5/5/2021). (Foto: dok_istimewa)
Bupati Taput, Nikson Nababan Irup Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2021 di Lapangan Tangsi Tarutung, Rabu (5/5/2021). (Foto: dok_istimewa)

SNT, Taput – Proses pembelajaran tatap muka terbatas di sejumlah sekolah di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara (Sumut) yang sudah sempat dibuka, kembali ditutup.
Hal ini diakibatkan jumlah kasus COVID-19 di Taput mengalami peningkatan.

Demikian disampaikan Bupati Taput, Nikson Nababan kepada wartawan, usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2021 di Lapangan Tangsi Tarutung, Rabu (5/5/2021).

Bacaan Lainnya

“Kemarin sudah rapat Forkopimda, semua kita lengkap. Kita sudah menutup semua sekolah,” tegas Nikson.

Baca Juga: Satika Simamora Bawa Dirjen IKMA Tampung Keluhan Pengrajin Pandai Besi Taput

“Pesta-pesta juga kita tiadakan semua selama 14 hari ke depan. Nanti kita cek lagi kalau ada penurunan. Tapi kalau tidak ada, kita mungkin perpanjang aturan ini,” ujarnya.

Bupati juga menjelaskan, restoran yang buka harus membatasi pengunjung. “ Silakan buka (restoran) tapi harus dibatasi 50 persen dengan prokes ketat. Dan kita juga sudah meminta TNI Polri agar tegas dalam melaksanakan prokes,” jelas Nikson.

Baca Juga: Lagi, Pria Warga Barus Diamankan ke Polres Tapteng

Bupati juga menyampaikan, penerapan prokes ketat di Taput, mengingat kasus COVID-19 di Kabupaten Toba juga mengalami peningkatan.

“Kita dengar juga di Toba ada peningkatan (kasus COVID-19). Kita juga harus menjaga,” ujarnya.

Bupati Taput Nikson Nababan.

Terpisah, Kadis Pendidikan Taput Bontor Hutasoit yang dikonfirmasi, Rabu sore, menjelaskan, penutupan proses pembelajaran tatap muka terbatas dimulai kemarin, Selasa (4/5/2021).

“Penutupan sekolah di Taput untuk menekan risiko penyebaran Covid-19,” kata Bontor.

Tak diketahui pasti, kapan aktivitas proses pembelajaran tatap muka kembali dibuka. “Tidak ada batas waktu, cuma kita akan lakukan evaluasi jika kondisi semakin membaik, kita buka kembali,” kata Bontor.

Baca Juga: COVID-19 Varian India Terkonfirmasi Masuk Indonesia

Karenanya, sistim pembelajaran akan diberlakukan dengan cara daring atau luring. “Maka pembelajaran dilaksanakan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ),” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Pemkab Taput membuka ujicoba pembelajaran tatap muka terbatas, Selasa (6/4/2021). Ujicoba ini dilaksanakan di beberapa sekolah yang daerahnya masuk zona hijau dari COVID-19. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *