Polisi Bubarkan Kerumunan Penerima Bansos di Kantor Pos Sibolga

  • Whatsapp
Foto: Kerumunan Warga Peneriman Bansos di Kantor Pos Sibolga yang Kemudian Dibubarkan Polisi. (Istimewa)
Foto: Kerumunan Warga Peneriman Bansos di Kantor Pos Sibolga yang Kemudian Dibubarkan Polisi. (Istimewa)

SNT, Sibolga – Polisi terpaksa membubarkan kerumunan warga yang akan menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH), di halaman Kantor Pos Sibolga, Rabu (28/7/2021) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolres Sibolga AKBP Taryono yang dikonfirmasi SNT menjelaskan, pembubaran dilakukan untuk mencegah kluster baru penularan COVID-19.

Bacaan Lainnya

Taryono mengungkapkan, sebelumya pihak Kantor Pos Sibolga sudah diminta agar menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) bagi warga penerima bantuan BST dan PKH tersebut.

“Kemarin sudah kita sampaikan ke Kantor Pos Sibolga agar kursinya diatur, jarak warga juga. Tapi masih saja terjadi kerumunan. Jadi kita bubarkan,” tegas Taryono.

Bahkan lanjutnya, pihak Kantor Pos Sibolga sebelumnya juga sudah diminta agar penyaluran bantuan tersebut diatur per kelurahan saja, sehingga tidak terjadi kerumunan.

“Bukan saya mau menghambat program pemerintah dalam pembagian bansos, tapi mengingat pihak penyelenggara tidak menerapkan prokes, terpaksa kami bubarkan. Ditunda dulu pelaksanaannya,” jelas Taryono.

“Harapan saya, supaya pembagian bansos tidak sampai menimbulkan klaster baru dalam penyebaran Covid-19,” lanjutnya.

Belum diketahui kapan kembali pembagian bansos bagi warga tersebut disalurkan. Belum ada diperoleh keterangan lebih lanjut dari pihak Kantor Pos Sibolga. Namun pembagian bansos tersebut ditunda untuk sementara.

Kapolres Sibolga mengatakan, saat ini ia sedang berkoordinasi dengan pihak kantor Pos setempat soal bagaimana kemudian mekanisme penyaluran bansos tersebut tanpa melanggar Prokes. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *