Jupiter MX Terlibat Laka, Nimrot Lumban Gaol Meninggal Dunia

  • Whatsapp
Foto: Korban Nimrot Lumban Gaol saat menjalani penanganan medis di RSUD Dolok Sanggul.

SNT, Humbahas – Sepeda motor jenis Yamaha Jupiter MX, Nopol BK 5208 NZ yang dikendarai Nimrot Lumban Gaol, (37), terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Umum Dolok Sanggul-Pakkat, tepatnya di perlintasan Desa Matiti I Km 2 Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatra Utara, Rabu (17/8/2022) lalu.

Akibatnya, Nimrot yang berboncengan dengan keluarga meninggal dunia setelah mengalami benturan di bagian kepala.

Bacaan Lainnya

Kasat Lantas Polres Humbahas, AKP Danil Saragih kepada wartawan, Jumat (19/8/2022) mengatakan, Jupiter MX yang dikendarai Nimrot, warga Sosorgadong, Desa Aek Nauli I, Kecamatan Pollung, berboncengan dengan anggota keluarga, Dika Kardova br Sihombing (32), Rebecca br. Lumban Gaol (2) Rosniwary br. Lumban Gaol, melaju dari arah Pakkat menuju arah Dolok Sanggul.

Di TKP, Nimrot  disalip (didahului) pemotor lain dan tiba-tiba putar balik. Seketika, Nimrot mengerem mendadak dan tidak bisa mengendalikan motornya hingga menabrak body sepeda motor di depannya. Akibatnya korban dan keluarga terhempas ke badan jalan.

Atas kejadian itu, lanjut Danil, Nimrot mengalami benturan di bagian kepala, luka robek di kening sebelah kiri, luka memar pada lutut sebelah kanan.

Akibat luka dan benturan yang diderita, Nimrot menghembuskan nafas terakhir di RSUD Dolok Sanggul saat menjalani penanganan medis.

Sementara, anggota keluarga, Dika Kardova, Rosniwarty, Rebecca mengalami luka-luka dan menjalani perawatan medis di RSUD Dolok Sanggul.

Saat ini, katanya, laka tersebut masih dalam proses penyelidikan petugas Unit Laka Polres Humbahas. “Pasca kejadian, kita sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti sepeda motor, melakukan lidik dan memintai keterangan saksi,” jelasnya.

Mencegah korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas, Danil mengimbau pengendara agar tertib berlalu lintas, sesuai dengan UU Nomor 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

“Bila naik sepeda motor pakai lah helm SNI. Jangan memakai helm karena ada petugas polisi. Karna helm sangat berguna (melindungi) bagi pengendara itu sendiri jika terjadi laka lantas, minimal mengurangi benturan di kepala bila menggunakan Helm SNI,” ujarnya.

Bilamana terjadi laka, warga diharapkan sebagai mitra yang baik untuk membantu petugas Polantas. Setidaknya memberi informasi untuk penanganan yang lebih cepat. (and)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *