7 Hari Dicari, Bocah asal Sarudik yang Tenggelam di Muara Sungai Kalangan Belum Ditemukan

  • Whatsapp

SNT, Tapteng – Sudah 7 hari Tim Basarnas Gabungan melakukan pencarian, sejak bocah laki-laki bernama Ali Akbar usia 9 tahun yang hanyut tenggelam di muara sungai Kalangan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumatra Utara pada Senin (16/8/2022) lalu.

Namun, korban belum juga berhasil ditemukan hingga Minggu (21/8/2022) sore.

Bacaan Lainnya

Koordinator Pos SAR Sibolga, Hari Susanto mengatakan pencarian korban yang dilakukan hari ini, Tim Basarnas Gabungan melakukan penyisiran di permukaan laut dengan menggunakan LCR arah Pulau Situngkus, kawasan laut Pandan dan Pulau Poncan, Tapteng, dengan radius 13 mil.

“Hasil Operasi SAR yang dilakukan oleh Tim Basarnas Gabungan di hari terakhir pencarian sudah kita sampaikan kepada pihak keluarga,” kata Hari Susanto, Minggu petang.

Hari menjelaskan, sesuai SOP Operasi SAR hanya selama 7 hari. “Sore ini Operasi SAR dihentikan, namun jika nanti ada ditemukan tanda-tanda korban, maka Operasi SAR dibuka kembali untuk dilakukan evakuasi korban,” terangnya.

Tak lupa Hari menyampaikan ucapan terima kasih kepada unsur SAR yang terlibat selama pencarian korban, baik dari petugas BPBD Tapteng, Polsek Pandan dan Koramil Pandan serta masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, Ali Akbar bersama adiknya Ali Sandro (8) warga Kecamatan Sarudik, Tapteng, diajak oleh ayahnya memancing di muara sungai Kalangan, Senin (15/8/2022) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat ayahnya asyik memancing ikan, Ali Sandro dan Ali Akbar mandi-mandi di muara sungai Kalangan, kemudian tenggelam terseret arus deras.

“Menurut informasi yang kita peroleh, awalnya kedua korban ikut ayahnya memancing ikan di muara sungai Kalangan tersebut. Dan ketika ayahnya sedang asik memancing ikan, diduga tidak memantau kedua anaknya yang sedang mandi di muara sungai itu, sehingga terbawa arus yang dalam dan tenggelam terseret arus,” kata Koordinator Pos SAR Sibolga, Hari Susanto, Senin (15/8/2022) lalu.

Hari menerangkan, upaya pencarian terhadap kedua korban dilakukan oleh warga setelah kejadian, dan kemudian berhasil menemukan Ali Sandro, namun sudah meninggal dunia. Sementara Ali Akbar hingga saat ini belum ditemukan. (SNT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *