Foto: Rapat bersama Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Mendagri Tito Karnavian, dimana Bupati Humbahas Dosmar.Banjarnahor memaparkan tentang metode Gasing Matematika di Jakarta, Kamis (2/2/2023).
JAKARTA – Ada metode menarik dalam pelajaran matematika yang berasal dari Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, namanya Gampang Asik dan Menyenangkan atau disingkat Gasing. Metode inovatif berkonsep ‘Tak lagi pusing karena gasing’ ini akan dikembangkan menjadi pelajaran wajib di seluruh sekolah di Indonesia.
Metode ini dipaparkan oleh Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor pada rapat yang dilaksanakan oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Mendagri Tito Karnavian, di Jakarta, Kamis (2/2/2023). Rapat ini juga diikuti oleh Bupati Dairi, Bupati Tapanuli Selatan, Sekda Garut, Bupati Gunung Mas, Bupati Ngagekeo, Bupati Manokwari Selatan, Bupati Nabire, Walikota Banda Aceh, dan Sekda Bitung.
Dosmar Banjarnahor menjelaskan, gasing matematika ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang ditakuti siswa. Selain itu, banyak siswa tidak berminat pelajaran ini, siswa kurang paham dalam berhitung cepat, cara belajar matematika yang masih konvensional, dan merosotnya prestasi akademik siswa dalam matematika.
Menyikapi kondisi tersebut pihaknya membuat sebuah inovasi yang bekerjasama dengan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya, asuhan Profesor Yohanes Surya. Hasil dari setiap kabupaten yang mengimplementasikan metode gasing ini menunjukkan kenaikan capaian signifikan pada pretest dan post-test aritmatika.
Metode Gasing ini dimultiplikasi untuk mencapai 514 kabupaten/kota di Indonesia dengan 30 guru di setiap daerah. Untuk mencapai ini dari setiap daerah, 5 guru gasing terbaik akan dikirim ke daerah lainnya untuk melakukan training of trainer ke guru lainnya.
Pada kesempatan itu, Menko Marves dan Mendagri mengharapkan agar metode ini dapat diimplementasikan di kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Juga akan menjadi program nasional dan diharapkan bisa membantu peningkatan pendidikan di Indonesia, secara khusus mata pelajaran matematika. Sehingga tercipta generasi yang anak Indonesia yang tanggap dan cepat berhitung, dan menjadi inovasi penguatan pemahaman pendidikan numerasi anak Indonesia menuju penguasaan iptek. (DS/Mora)







