TAPTENG – Sejumlah warga korban banjir bandang di Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menagih janji Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution untuk membangun tanggul penahan banjir di daerah aliran Sungai Sibuluan yang hancur dihantam banjir bandang, pada 25 November 2025.
Warga mengatakan pascabanjir bandang, Gubernur Sumut Bobby Nasution telah mengunjungi dan meninjau lokasi pada April 2026 lalu, untuk memastikan percepatan rekonstruksi tanggul, dan penanganan hunian warga guna mencegah banjir susulan.
Tetapi menurut warga, hingga Agustus 2026, janji Gubernur Bobby Nasution yang akan membangun tanggul atau bronjong penahan banjir di lokasi yang ditinjau tersebut tak kunjung terlihat adanya tindakan nyata.
Marlina Zai mengatakan saat kehadiran Gubsu Bobby Nasution pada April 2026 lalu meninjau lokasi, ia bersama warga lainnya telah memohon agar segera dibangun tanggul penahan banjir permanen untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan.
“Saat itu Gubernur mengatakan kepada kami paling lama bulan enam (Juni 2026) sudah dipegang (Dikerjakan Pembangunan Tanggul), tapi sampai sekarang belum ada tanda-tandanya,” kata Marlina, Senin (10/08/2026).
Delapan bulan pascabencana dahsyat menerjang Tapteng, November 2025, hingga saat ini, Marlina Zai bersama warga setempat yang bermukim tak jauh dari aliran Sungai Sibuluan, masih merasa dihantui ketakutan akan datang banjir susulan setiap hujan turun.
“Tidur pun kita gak tentu, nanti dikira gak banjir, rupanya datang lagi banjir,” kata Kurniawati, ibu rumah tangga lainnya yang sekampung dengan Marlina Zai.
Warga lainnya, Dina Nasution mengaku dalam beberapa bulan terakhir sejumlah alat berat bergantian masuk ke lokasi untuk mengeruk sedimen di aliran sungai.
“Tadi datang operatornya, kerja gak kerja. Datang air dikeruk lagi, dikeruk lagi,” kata Dina Nasution.
Warga korban banjir bandang di Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, Tapteng, berharap kepada Gubernur Sumut agar rencana pembangunan tanggul penahan banjir di kawasan pemukiman mereka secepatnya dikerjakan. (ren)






