Pulihkan Ekonomi, Korban Bencana di Tapteng Dilatih Berusaha

IMG 20260908 WA0008

PANDAN – Pemkab Tapteng melalui Dinas Koperasi dan UMKM membuka pelatihan keterampilan usaha untuk korban bencana di wilayah Kecamatan Tukka, Pandan, dan Badiri.

Pembukaan di Hasian Hotel Pandan, Selasa, 8 September 2026. Dibuka oleh Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 11 September, mengusung tema “Melalui keterampilan usaha untuk korban bencana alam di Kecamatan Tukka- Pandan-Badiri, kita tingkatkan ekonomi pasca bencana alam”.

Di Kecamatan Pandan dan Tukka, pelatihan mulai 8–9 September 2026,
di Kecamatan Badiri, 10–11 September 2026.

Wakil Bupati Mahmud Efendi Lubis menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam fase pemulihan pascabencana.

“Penanganan pascabencana tidak hanya dilakukan melalui bantuan darurat, tetapi juga harus diarahkan pada pemulihan ekonomi dan peningkatan kemandirian masyarakat melalui pelatihan,” katanya.

Mahmud menambahkan bahwa pelatihan keterampilan usaha ini merupakan langkah nyata agar masyarakat terdampak bencana dapat bangkit, menguasai keterampilan baru, serta menciptakan peluang usaha sebagai sumber pendapatan keluarga.

“Saya mendorong agar para peserta tidak takut untuk memulai usaha. Tidak perlu menunggu usaha yang besar, mulailah dari yang kecil sesuai kemampuan dan potensi masing-masing. Yang paling penting adalah kemauan untuk belajar, keberanian memulai, ketekunan, serta kemampuan untuk terus berinovasi,” pesan Wakil Bupati kepada para peserta.

Ia menjelaskan Pemkab Tapteng juga berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan UMKM agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan, melainkan bertransformasi menjadi pelaku usaha yang produktif dan mandiri.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tapteng, Erman Syahrin Lubis, dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh total 160 pelaku UMKM, dengan rincian;

• Kecamatan Pandan: 40 peserta
• Kecamatan Tukka: 40 peserta
• Kecamatan Badiri: 80 peserta

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *