MEDAN – Tim Operasi SAR Nasional yang dipimpin oleh Pos SAR Tanjung Balai Asahan akhirnya menemukan jasad seorang pria yang dilaporkan jatuh ke Muara Sungai Teluk Nibung saat hendak memperbaiki perahu yang bocor.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah upaya pencarian secara intensif sejak kemarin.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika mengatakan, kronologis kejadian bermula, pada Kamis (25/9/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.
Korban diketahui sedang memperbaiki perahu miliknya yang mengalami kebocoran di Muara Sungai Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai Asahan.
“Saat memeriksa bagian lambung perahu, korban terpeleset dan terjatuh ke air. Rekan korban sempat berusaha menolong, namun derasnya arus membuat korban hilang dari permukaan,” katanya.
Dijelaskan, awalnya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan melalui Pos SAR Tanjung Balai Asahan menerima laporan sekitar pada Jumat pagi, (26/9/2025) pagi.
Selanjutnya segera memberangkatkan personel yang dibantu oleh unsur SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Tanjung Balai Asahan, Kapal SAR 248 Sanjaya, Polairud, TNI AL, dan relawan masyarakat.
“Upaya pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan, dan patroli perahu di sekitar muara,” kata Hery Marantika.
“Pencarian yang cukup instensif yang dilakukan seluruh unsur yang terlibat hingga hari kedua pagi ini sekitar pukul 09.15 WIB, tim berhasil menemukan jasad korban bernama Ipan (25) warga Tanjung Balai Asahan, berjarak sekitar 1 Nautical Mile (NM) dari lokasi awal kejadian,” katanya.
Selanjutnya jasad korban langsung dievakuasi, dan diserahkan kepada pihak keluarga serta aparat setempat untuk proses lebih lanjut.
“Kami turut berduka cita yang mendalam atas musibah ini. Tim SAR telah berupaya maksimal sejak laporan pertama diterima hingga akhirnya korban berhasil ditemukan. Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di perairan dan memastikan perahu dalam kondisi laik guna menghindari kejadian serupa,” kata Hery Marantika.
“Dengan telah ditemukan nya korban, operasi pencarian dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” tutupnya. (ren/ril)






