Ibu Hamil Tidak Boleh Makan Kerupuk, Benarkah?

  • Whatsapp
Kerupuk. Foto: istimewa-doktersehat.com.

SMARTNEWSTAPANULI.COM – Salah satu makanan yang paling disukai masyarakat di tanah air adalah kerupuk. Rasanya yang renyah membuatnya enak untuk dijadikan camilan atau lauk. Sayangnya, kerupuk kerap kali disebut sebagai makanan yang tidak sehat, khususnya kerupuk yang berwarna-warni karena dianggap telah memiliki kandungan pewarna berbahaya. Selain itu, kerupuk juga biasanya memiliki kandungan minyak, kalori, dan lemak yang tinggi.

Terkait hal itu, Pakar kesehatan gizi bernama Dr. Dian Permatasari menyebutkan bahwa kerupuk sebagai makanan yang bisa memicu kegemukan jika dikonsumsi dengan berlebihan. Meskipun terlihat seperti makanan ringan, dalam realitanya satu kerupuk ukuran besar mengandung 80 kalori.

Bacaan Lainnya

Hal ini berarti, makan 3 atau 6 buah kerupuk sudah setara dengan mengkonsumsi sepiring nasi. Hal ini tentu akan membuat kita mengkonsumsi kalori dengan berlebihan, bukan?

Beberapa jenis kerupuk yang memiliki rasa asin atau gurih dengan berlebihan ternyata juga sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita masalah tekanan darah tinggi.

Selain itu, ada baiknya ibu hamil memang membatasi asupan kerupuk karena dikhawatirkan kerupuk yang dikonsumsi memiliki kandungan penyedap atau bahkan boraks yang membahayakan kondisi kehamilannya. Untuk itu yang menyebut kerupuk memiliki lapisan lilin, sepertinya hal tersebut tidak benar adanya karena lapisan yang terlihat mengkilat dalam kerupuk sebenarnya adalah minyak.

Dr. Dian pun menyarankan kita untuk memilih kerupuk yang tidak berwarna dan tidak terlalu putih, melainkan yang cenderung berwarna keruh. Hindari pula kerupuk yang berbau terlalu menyengat.

Selain itu, jika kita menggoreng sendiri kerupuk yang akan kita konsumsi, pastikan untuk tidak menggorengnya dengan minyak yang terlalu banyak dan selalu gunakan minyak baru. Pastikan pula untuk tidak mengkonsumsinya dengan berlebihan agar tidak memicu masalah kesehatan seperti obesitas. (sumber: doktersehat.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *