Warganya Tewas Kesetrum, Bupati Tapteng: Petugas PLN Jangan Dikantor Saja

  • Whatsapp
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Smart News Tapanuli, SIBOLGA – Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani desak PT.PLN untuk turun kelapangan melakukan perbaikan kabel listrik yang kendur sehingga warga terhindar dari ancaman keselamatan.

Desakan itu disampaikan Bupati Bakhtiar usai menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di posko penampungan di Islamic Centre Jl S.Parman kota Sibolga, Jumat, (16/2/2018) siang, mengingat sudah lebih dari 1 orang warga Kecamatan Manduamas yang meninggal akibat kesetrum arus listrik bertegangan tinggi

Bacaan Lainnya

“Saya minta PLN turun kelapangan, cek, jangan dikantor saja, Naaah gitu lho. Cek dulu kabel-kabel itu gimana sekarang. Ada yang sudah sampai ke jalan. Jangan ketika masyarakat terlambat bayar listrik, diputus listriknya. Keselamatan masyarakat juga harus dijaga. Saya kalau bicara soal ini agak ini saya, soalnya masyarakat saya jadi korban,” tegas Bakhtiar dihadapan wartawan.

Hal itu dtegaskan bupati mengingat telah lebih dari  satu orang warga di Tapteng yang meninggal akibat kesetrum arus listrik dari kabel listrik milik PT.PLN.

“Saya minta PLN arif dan bijaksanalah, turunlah kelapangan, ceklah. Ada pohon-pohon yang mengendur ya potonglah. Kalau PLN gak ada anggaran kasi taulah sama kecamatan. Mintalah bantuan gotong-royong. Saya kira masyarakat saya mau membantu. Ini demi keselamatan warga,” imbuhnya.

Sebagaimana pernah diberitakan, sudah lebih dari satu orang warga meninggal di kecamatan Manduamas akibat kesetrum arus listrik dengan tanpa disengaja. Ada warga kesetrum ketika sedang menebang pohon, dan ada juga warga yang sedang membawa Egrek kemudian tersentuh kabel listrik lalu meninggal kesetrum.

Terkait hal ini, PT.PLN Cabang Sibolga belum dapat dikonfirmasi. (Ren)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *